Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian Beras, Pasokan Langka

Ekonomi957 views

Inionline.id – Pembelian beras dan gula di ritel modern seperti Indomaret dan Alfamadi dibatasi karena persediaan stok yang menipis.

Berdasarkan pantauan di Indomaret kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (12/2), pembelian beras dan gula dibatasi maksimal 1 pack isi 5 kilogram (kg) per konsumen.

Petugas mengatakan awalnya pembelian beras dan gula dibatasi 2 pack per konsumen sejak beberapa bulan terakhir. Namun, pembatasan semakin ketat menjadi 1 pack sejak pekan lalu.

“Sebelumnya beras sama gula itu sama (dibatasi) 2 pack. Sekarang jadi 1 pack sejak minggu kemarin. Kalau yang 2 pack udah dari bulan-bulan kemarin. Iya (karena langka),” katanya.

Kelangkaan beras terlihat dari stok yang sudah habis selama tiga hari belakangan di Indomaret tersebut. Stok beras yang tersisa hanya beras Bulog yang dibanderol Rp54.500 per 1 pack isi 5 kg.

“(Beras) yang lain lagi kosong sudah tiga hari. Stoknya belum ada lagi,” katanya.

Sementara itu, persediaan gula masih ada dibanderol Rp16 ribu per kg.

Tak beda jauh, Alfamidi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan juga melalukan pembatasan pembelian gula dan beras. Untuk pembelian gula dibatasi 1 pack isi 5 kg sedangkan beras 2 pack atau 10 kg.

“Kalau gula udah lama (pembatasan), kalau beras sama sih, udah dua bulan,” katanya.

Kendati demikian, petugas tidak mengetahui alasan pasti pembatasan.

“Kurang tau kenapa tapi diminta batasin aja,” katanya.

Di Alfamidi tersebut, terpantau sok gula habis per hari ini. Sementara beras tersedia pandan wangi yang dibanderol Rp99 ribu per 5 kg dan beras setra Rp69.500 per kg.

Kelangkaan beras juga diakui masyarakat. Salah satunya, Lidya, yang mengatakan sulit mendapatkan beras di ritel.

Ia mengatakan pembelian beras di Indomaret dan Alfamart dibatasi maksimal 2 pack.

“Langka banget, aku dari Kamis sampai sekarang belum dapat beras. Jadinya beli yang literan di warung,” katanya.

Senada, Mathilda, juga mengaku kesulitan mendapatkan beras selama dua pekan terakhir. Pembelian, katanya, dibatasi 1 pack isi 5 kg.

“Enggak tau juga ya alasannya kenapa. Mungkin barangnya lagi langka,” katanya.