Harga Beras di Pasar DKI Naik, Langka di Alfamart-Indomaret

Ekonomi857 views

Inionline.id – Harga beras di pasar tradisional Jakarta terpantau naik.

Berdasarkan pantauan di Pasar Santa, Jakarta Selatan, Senin (12/2), beras merek Idola dibanderol Rp18 ribu per kg, naik dari Rp16 ribu per kg sekitar dua pekan lalu. Kemudian beras merek Gentong Rejeki naik ke Rp17 ribu per kg, dari Rp14 ribu per kg.

“Semua mereka sebenarnya naik. Kalau stoknya ada” kata salah satu pedagang bernama Rita.

Beras Pandan Wangi kemasan 5 kg juga naik ke Rp90 ribu dari Rp85 ribu, beras Ramos Cap Bunga kemasan 5 kg naik ke Rp85 ribu dari Rp75 ribu.

Kemudian, beras BMW kemasan 5 kg naik ke Rp90 ribu dari Rp80 ribu.

Kenaikan beras juga terjadi Pasar Warung Buncit, Jakarta, Selatan. Salah satu pedagang bernama Ningsih mengatakan beras ketan naik ke Rp20 ribu per kg dari Rp13 ribu per kg. Kemudian beras Pandan Wangi naik ke Rp16 ribu per kg dari Rp15 ribu per kg.

Lalu, beras IR42 naik ke Rp14 ribu per kg dari Rp12 ribu per kg dan beras Ramos naik ke Rp14 ribu per kg dari Rp13 ribu per kg.

“Kalau stok dapat tapi harganya sudah mahal. Mau yang nyari murah sudah enggak ada,” katanya.

Pemandangan berbeda ditemukan justru di ritel modern seperti Indomaret dan Alfamidi. Di tengah limpahan pasokan beras di pasar, persediaan stok beras di ritel menipis.

Berdasarkan pantauan di Indomaret kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (12/2), pembelian beras dan gula dibatasi maksimal 1 pack isi 5 kilogram (kg) per konsumen.

Petugas mengatakan awalnya pembelian beras dan gula dibatasi 2 pack per konsumen sejak beberapa bulan terakhir. Namun, pembatasan semakin ketat menjadi 1 pack sejak pekan lalu.

“Sebelumnya beras sama gula itu sama (dibatasi) 2 pack. Sekarang jadi 1 pack sejak minggu kemarin. Kalau yang 2 pack udah dari bulan-bulan kemarin. Iya (karena langka),” katanya.

Kelangkaan beras terlihat dari stok yang sudah habis selama tiga hari belakangan di Indomaret tersebut. Stok beras yang tersisa hanya beras Bulog yang dibanderol Rp54.500 per 1 pack isi 5 kg.

“(Beras) yang lain lagi kosong sudah tiga hari. Stoknya belum ada lagi,” katanya.

Tak beda jauh, Alfamidi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan juga melakukan pembatasan pembelian beras maksimal 2 pack atau 10 kg.

Kendati demikian, petugas tidak mengetahui alasan pasti pembatasan.

“Kurang tau kenapa tapi diminta batasin aja,” katanya.