Dekat Perbatasan Afghanistan China Akan Membangun Pangkalan Polisi

Internasional1157 views

Inionline.id – Dekat perbatasan Afghanistan Pemerintah China akan membangun pangkalan polisi di Tajikistan. Ini dilakukan di tengah kekhawatiran kedua negara akan kemampuan Taliban untuk mengendalikan kelompok-kelompok ekstremis.

Jumat (29/10/2021), pembangunan pangkalan itu menunjukkan peningkatan kerja sama keamanan antara Tajikistan yang miskin dan China, yang dilaporkan memiliki pangkalan lain di bagian tenggara negara bekas Uni Soviet itu.

Seorang juru bicara parlemen Tajikistan mengatakan kepada AFP bahwa majelis rendah Tajikistan telah menyetujui rencana untuk membangun pangkalan di distrik Ishkashim di provinsi pegunungan Gorno-Badakhshan.

“Semua pembangunan dibiayai oleh pihak China. Setelah pembangunan, pangkalan itu akan dialihkan ke Tajikistan (polisi),” kata juru bicara itu, yang tidak mau disebutkan namanya, kepada AFP melalui telepon.

Dia mengatakan pemerintah China memberikan bantuan senilai US$ 8,5 juta (7,3 juta euro) untuk pangkalan tersebut.

Sementara itu, ditanya tentang laporan pangkalan itu, Kementerian Luar Negeri China mengatakan kepada AFP bahwa “kami dapat memastikan bahwa China tidak memiliki pangkalan militer di Asia Tengah.”

Diketahui bahwa China telah berupaya membangun hubungan persahabatan dengan Taliban setelah pengambilalihan mereka di Afghanistan, tetapi telah meminta kelompok itu untuk menindak separatis muslim Uighur yang ingin menyusup ke wilayah perbatasan sensitif Xinjiang.

Sementara negara-negara Asia Tengah lainnya telah menjalin hubungan kerja dengan rezim baru di Afghanistan, Tajikistan telah mencerca Taliban dan menghindari pembicaraan langsung.

Pemimpin otoriter Tajikistan, Emomali Rakhmon telah mengungkapkan kekhawatiran tentang apa yang disebutnya “kelompok teroris” yang berada di titik-titik di sepanjang perbatasannya yang mencapai lebih dari 1.300 kilometer (810 mil) dengan Afghanistan.

Tajikistan, sebuah negara berpenduduk 9,5 juta, telah menerima bantuan keuangan dari China dan Amerika Serikat untuk membangun dan memperkuat pos-pos perbatasannya dan menjadi tuan rumah pangkalan militer utama Rusia.

China juga dilaporkan memiliki fasilitas militer bersama dengan Tajikistan di Gorno-Badakhshan, yang berbatasan dengan Xinjiang.