by

Zulhas Instruksikan Fraksi PAN Mendukung Penuh Kebijakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Inionline.id – Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Sabtu (28/8) kemarin. Sekjen PAN Eddy Soeparno menjelaskan, pertemuan dilakukan dalam rangka silaturahmi yang biasa dilakukan Zulhas saat berkunjung ke daerah.

“Pertemuan antara pak Zulkifli Hasan dengan Gubernur Jabar dilakukan kemarin dalam rangka silaturahmi yang biasa dilakukan oleh Pak Zul ketika beliau mengunjungi daerah-daerah,” kata Eddy lewat pesan suara, Minggu (29/9).

Menurutnya, Zulhas meminta secara terbuka kepada fraksi PAN di DPRD Jabar untuk mendukung kebijakan-kebijakan Gubernur Jawa Barat. Terlebih, kebijakan-kebijakan Gubernur saat ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Kemudian percepatan penyerapan tenaga kerja, dan lain-lain jadi gubernur itu sangat consern terhadap isu-isu pro rakyat saat ini yang memang membutuhkan bantuan khususnya dari aspek kesehatan,” tuturnya.

Eddy tidak mengungkapkan lebih lanjut apakah pertemuan keduanya membahas soal Pilpres 2024. Dia bilang, ada hal lain yang dibahas dan tidak bisa disampaikan.

“Ada beberapa hal lagi yang dibahas yang tentu ada yang saya sampaikan ada yang tidak bisa sampaikan,” pungkas anggota DPR ini.

Ridwan Kamil Bertemu Prabowo Subianto

Pertemuan Ridwan Kamil dengan ketua umum partai politik bukan kali ini terjadi. Tercatat, mantan Wali Kota Bandung itu sudah bertemu dua elite partai politik selama pandemi Covid-19 tahun ini.

Pada Selasa 22 Juni 2021 lalu, Ridwan Kamil bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Keduanya membahas beragam hal dan kesepakatan mengenai kondusivitas politik.

Momen pertemuan itu diunggah oleh Ridwan Kamil melalui instagram pribadinya. Tampak hadir pula Ketua DPRD Jawa Barat yang juga kader Partai Gerindra, Taufik Hidayat.

Ridwan Kamil menjelaskan pertemuan dengan Menteri Pertahanan itu membahas rencana penguatan sumber daya manusia (SDM) termasuk pembangunan kampus Universitas Pertahanan (Unhan) di Sukabumi.

“Juga komitmen Kemenhan (Kementerian Pertahanan) menyiapkan balai latihan dan pendidikan pertahanan di Bogor untuk disiapkan menjadi rumah sakit darurat COVID-19 jika dibutuhkan,” tulis dia.

Dikonfirmasi terpisah, Ridwan Kamil mengakui bahwa pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk meminta partai Gerindra membantu menguatkan kondusifitas politik di Jawa Barat termasuk mendukung visi dan misinya.

Ia mengaku memiliki hubungan yang baik dengan Gerindra, khususnya dengan Taufik Hidayat yang meskipun berlatarbelakang militer, namun komunikasi yang terjalin bisa cair dan tak kaku.

“Obrolan politik lebih kepada komitmen Gerindra lewat Pak Taufik (kader Gerindra yang juga Ketua DPRD Jabar) agar membantu menguatkan kondusifitas politik di Jabar,” terang dia.

Ridwan Kamil Bertemu Airlangga

Sebelum bertemu Prabowo, Ridwan Kamil bertemu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Sabtu (5/6). Mereka membahas peluang kolaborasi pada tahun 2024.

Pertemuan Ridwan Kamil bersama Airlangga cenderung digelar terbatas di Hotel Intercontinental, Kota Bandung. Dari foto yang diterima, terlihat Ridwan Kamil mengenakan baju berwarna kuning.

Tampak pula beberapa pengurus partai Golkar Jabar dan pusat, di antaranya Wakil Ketua Umum Golkar yang juga Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Ridwan Kamil dan Airlangga membahas sejumlah topik, di antaranya pengembangan Bandara Kertajati hingga aspirasi anggota Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) untuk mengelola ladang minyak marjinal. Dia meminta dukungan dari Partai Golkar untuk ikut membantu program pemerintah Jabar mengembangkan daerahnya.

“Saya kedatangan tamu istimewa Pak Airlangga Hartarto Menko Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar membicarakan dukungan dari Menko Perekonomian untuk Jawa Barat khususnya pengembangan Kertajati tadi kita bicarakan,” ucap Ridwan Kamil melalui keterangan tertulis.

“Kemudian juga saya menyampaikan aspirasi daerah pengasil migas dan energi terbarukan kebetulan saya ketua umum, terkait memohon agar ladang minyak marjinal bisa diserahkan ke daerah yang tidak terurus oleh Pertamina sehingga menjadi nilai tambah kesejahteraan kepada masyarakat,” kata dia.

Selain itu, Ridwan Kamil mengakui membahas sejumlah agenda politik dalam pertemuan itu. Pria yang akrab disapa Emil ini mendoakan segala urusan Airlangga untuk Pemilihan Presiden 2024 bisa dipermudah. Meski dia tidak menjelaskan lebih dalam mengenai pernyataannya itu.

“Selanjutnya membahas politik, dukungan terkait pengembangan Jawa Barat dari Partai Golkar sehingga Golkar berkomitmen mendukung program (Pemerintah Provinsi Jawa Barat),” ucap dia.

“Saya juga mendoakan utamanya Allah mempermudah segala urusan maksud Pak Airlangga khususnya di 2024, itu doa dari saya khusus untuk beliau. Beliau sangat senang dan mudah-mudahan menjadi tanda kolaborasi kita,” kata Emil.

Mengenai baju kuning yang dikenakannya, Ridwan Kamil menegaskan itu baju tersebut bukan atribut partai. “Tradisi jika bertemu partai, tentulah sopan santunnya menyesuaikan dengam warna-warna identitas kepartaian tersebut,” pungkasnya.

Airlangga Hartarto sendiri sudah berada Kota Bandung pada Jumat (4/6). Ia melakukan kunjungan kerja ke pabrik tenun dan mendatangi pabrik sepeda lokal Kreuz.

Ridwan Kamil Bertemu AHY

Sehari sebelum bertemu Airlangga, Ridwan Kamil menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kota Bandung, Jumat (4/6). Keduanya berkomitmen saling mendukung dan berkolaborasi dalam menyelaraskan sejumlah program pemerintah.

Ridwan Kamil menyatakan sinergitas antara pemerintah dengan partai politik sangat penting untuk dijalin. Dengan begitu, akan tercipta kondusifitas sekaligus akselerasi dalam program pemerintah, terutama menangani pandemi Covid-19.

“Kami membicarakan penguatan untuk Jabar sehingga faksi partai Demokrat melalui arahan Pak AHY ini bisa menyingkronkan program Jabar Juara,” ucap Ridwan Kamil.

“Tentunya mudah-mudahan sinergitas politik ini membuat akselerasi selama Covid-19 ini bisa lebih baik dukungan dari DPRD khususnya fraksi Demokrat,” ia melanjutkan.

Di sisi lain, pria yang akrab disapa Emil ini memiliki hubungan baik dengan AHY. Salah satu contohnya adalah saat Partai Demokrat diguncang isu dualisme, ia memberikan dukungan kepada AHY.

“Saya selalu mendoakan AHY termasuk ketika ramai-ramai kemarin (dualisme di Partai Demokrat) mendoakan dan jangan mengganggu AHY,” ucap dia.

Di tempat yang sama, AHY menyebut bahwa Ridwan Kamil merupakan gubernur yang memiliki tanggung jawab besar karena penduduknya paling besar di Indonesia, hampir 50 juta jiwa.

“Sebagai sahabat dan mitra ini dalam berpolitik dan demokrasi ini, saya selalu mendoakan dan memberikan dukungan agar kang Emil terus sukses menjalankan tugas termasuk memitigasi pandemik dan ekonomi rakyat,” ujar AHY.

“Saya beserta partai ingin terus bersilaturahmi dan kolaborasi, selebihnya mempersiapkan diri menyongsong masa depan. Kami juga berterimakasih pada saat kemarin Partai Demokrat ada ujian, kang Emil adalah salah satu tokoh yang berani menyampaikan pendapat membela. Mudah-mudahan semangat kita, sama-sama muda adalah kekuatan. Kita songsong masa depan bersama-sama,” pungkasnya.