“Semoga Budaya Ilmiah Pesantren Bisa Masuk ke Ruang Publik”

Antar Daerah057 views

Inionline.id – Ini adalah kali kelima Bidang Pembinaan Umat (BPU) DPW PKS Jawa Barat bekerja sama dengan Fraksi DPW PKS Jawa Barat melaksanakan Lomba Pembacaan Kitab Kuning. Lomba tersebut diadakan di Hotel Grand Preanger Bandung, Sabtu, (4/12/21). Sebanyak 27 santri yang berasal dari perwakilan berbagai daerah di Jawa Barat mengikuti lomba ini.

Dalam sambutannya, Kiai Mahmud Mahfudz, Lc, Wakil Ketua BPU DPP PKS, menyatakan sejak tahun 2015 sebanyak 6780 santri dari seluruh Indonesia sudah mengikuti lomba pembacaan kitab kuning ini, termasuk dari Jawa Barat yang sempat menyabet Juara II di tahun 2016.

“Saya berharap melalui santri-santri Jawa Barat ini, kitab kuning warisan Salafus Shaleh bisa dilestarikan dan akan lahir santri tauladan yang bisa menjadi tokoh-tokoh nasional melalui santri Jawa Barat ini,” ungkap Kiai Mahmud.

Senada dengan Kiai Mahmud Mahfudz, Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa barat sekaligus Ketua DPW PKS Jabar Dr. Haru Suandharu, S.Si., M.Si. juga berharap, melalui lomba ini kita bisa melestarikan budaya ilmiah pesantren agar dapat diterima dan masuk ke ruang publik.

“Semoga budaya Islam seperti ini bisa masuk ke ruang publik. Insya Allah jika budaya ilmiah dari pesantren ini sudah masuk ke ruang publik, akan ada keberkahan di sana. Karena kita memang menyelanggarakan kegiatan ini semata-mata untuk mengundang keberkahan Allah,” ujar Haru berharap.

Adapun yang menjadi juri dalam lomba ini adalah Dr. H. Asep Ahmad Fathurrohman, Lc., M.Ag, anggota Komisi Fatwa MUI Jawa Barat, Dosen UIN Gunung Jati, H. Yayan Khairul Anwar M.Ag serta Pimpinan Pesantren Himmatul Muslimin KH. Rachmat M Soji.