by

Kelangkaan Tabung Oksigen di Jawa Barat, Dewan Jabar Supono Komentari Langkah Ridwan Kamil

Bandung, Inionline.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mengeluarkan dua strategi terkait kelangkaan tabung oksigen di Jawa Barat.

Pertama Ridwan Kamil menghimbau kepada masyarakat Jawa Barat yang sedang isolasi madiri akibat Covid-19 agar tidak menstock tabung oksigen di rumahnya.

“Kita dahulukan kepada rumah sakit yang menurut kajian dokter dia perlu menggunakan tabung oksigen. Kalau yang isoman berasumsi sendiri untuk cadangan dan lain-lain, nanti menimbulkan kewalahan suplai untuk rumah sakit yang lebih darurat,” ucapnya.

Langkah kedua yang diambil mantan Walikota Bandung ini adalah Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar fokus memperbaiki manajemen distribusi oksigen ke rumah sakit-rumah sakit di Jabar. Sebab, ada daerah yang mengalami defisit, tapi ada daerah yang surplus oksigen.

Pemda Provinsi Jabar pun sudah menginstruksikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jasa Sarana untuk menyusun manajemen suplai oksigen bagi rumah sakit-rumah sakit di Jabar.

“Neraca antardaerah sedang kami perbaiki. Jadi secara provinsi memadai, tapi kalau ada satu daerah yang mengalami kekurangan, kita ambil dari daerah yang punya keluangan suplai oksigen,” katanya.

Mendengar hal tersebut, Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Barat, H. Supono turut angkat bicara.

“Persoalan oksigen ini menjadi langka dan itu harus di produksi secara lebih masif lagi untuk mengatasi lonjakan ini dan segera melandai,” ungkap Supono, Minggu (04/07/2021).

Dirinya pun memastikan dukungannya terhadap setiap langkah dan kebijakan Ridwan Kamil asalkan untuk menurunkan atau membuat landai Covid-19.

“Termasuk tadi untuk produksi dan penyiapan oksigen,” tukas Supono.

Legislator asal Kabupaten Bogor ini pun menegaskan bahwa jika terjadi penimbunan tabung oksigen di Jawa Barat maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat wajib menindak tegas penimbun tabung oksigen tersebut.