by

CSR Pertamina Sulit, Forum UKM Ciseeng Curhat di Reses Erni Sugiyanti

Ciseeng, Inionline.Id – Ada yang menarik pada reses yang digelar anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Erni Sugiyanti pada Selasa (10/11/2020) yang lalu. Pasalnya pada gelaran reses tersebut, Elia selaku ketua forum UKM Kecamatan Ciseeng mengeluhkan program CSR dari PT Pertamina sulit didapatkan.

“Jadi harus ada proposal yang kami rasa sebagai UKM kelas bawah itu sangat sulit, karena kesulitan kami disini belum mencatat keuangan, tidak semuanya itulah yang menyulitkan jadi mencatat neracanya itu yang sulit, dan itu memang perkelompok harus ada jaminan juga dan bagi kami itu juga sangat sulit,” kata Elia.

Lanjut, bagi para pelaku usaha mikro, masalah ini telah diadukan ke Erni Sugiyanti selaku anggota DPRD Jabar dan mereka meminta informasi apakah ada program CSR yang lebih mudah diakses daripada CSR Pertamina.

“Agar mudah terserap bagi UMKM yang membutuhkan, karena kan beda dengan di kota, kami ini masih di kampung ya yang banyak masyarakatnya masih gaptek, bagaimana caranya bu dewan bisa memfasilitasi kami khususnya usaha mikro untuk mencarikan bantuan dana yang birokrasinya lebih mudah dan syukur-syukur yang tanpa agunan,” tutur Elia.

Menurutnya ke CSR Pertamina juga wajib menyertakan agunan seperti BPKB Motor atau sertifikat tanah seperti birokrasi ke perbankan.

Menanggapi hal tersebut, Erni Sugiyanti yang juga politisi PKB ini pun mengatakan bahwa setiap perusahaan memiliki target dan legacy masing-masing.

“Kadang-kadang kalau menurut saya, ketika dia melihat satu potret UMKM tidak sesuai dengan alur target yang ingin dia capai cara menolaknya seperti itu, ada syarat yang kurang sempurna, kemudian misalnya belum mencapai kompetensi standard, ada saja,” imbuh Erni.

Dirinya berharap agar semua BUMN dan BUMD harusnya perlu melihat langsung ke lapangan, hal tersebut sangat penting bahkan jika diperlukan lakukan survei sendiri, bahwa sesungguhnya masyarakat Indonesia banyak yang memiliki potensi namun jalannya cukup sulit.

“Bu Elia juga menyampaikan masalah pemasaran, susah sekali memang, ruang promosi tidak cukup, festival kecil-kecil yang kalau sebenarnya jika ditinjau tidak ada artinya juga, kita butuh ruang yang lebih besar khususnya untuk usaha mikro,” pungkas Erni.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak PT Pertamina melalui Eko Kristiawan selaku Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR III, dirinya hanya membalas melalui pesan Whatsapp, “Https://pertamina.com/id/program-kemitraan, silahkan untuk UMKM bisa melalui mekanisme tersebut,” tutup Eko.