by

Reses Kreatif Kolaboratif Ala Asep Arwin Kotsara

Bekasi, Inionline.id – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa barat Asep Arwin Kotsara menggelar reses di rumah makan Graha Wulansari, Kota Bekasi, Rabu (01/12/2021). Dalam acara tersebut Asep Arwin Kotsara menerapkan konsep kreatif kolaboratif yang dijamin berbeda gaya dan model resesnya dengan anggota legislatif Jabar lainnya.

“Jadi Reses tahun ini saya lakukan mungkin beda dengan para aleg lain modelnya di hari pertama ini saya lakukan dengan komunitas senam tera Kota Bekasi pelatihnya dan beberapa anggotanya, cukup banyak hampir sekitar 120 orang bahkan jika tidak kita batasi bisa over capacity, jadi mereka datang dari seluruh penjuru Kota Bekasi dan berbagai macam Kecamatan hadir disitu, jadi senam tera itu senam yang memang dimasa pandemi ini banyak membantu psikologi masyarakat karena adanya seni pernafasan yang akan membantu mereka dari pola pernafasan,” tutur Asep Arwin Kotsara.

Dirinya melakukan kolaborasi, antara Komisi III yang membidangi pendapatan daerah, masalah keuangan, sehingga mitranya seperti P3D, kemudian BJB turut diundang dalam giat reses kali ini.

“Jadi ketika kami pernah rapat evaluasi kinerja BUMD, contoh P3D itu dana untuk sosialisasi program triple untung membutuhkan dana besar apalagi kondisi pandemi sekarang ini anggarannya dikurangi, sehingga untuk dana sosialisasi jauh berkurang. Sempat kami diskusikan waktu pembahasan evaluasi kinerja P3D se Jawa Barat 2021 dan Target 2022 yang jadi salah satu persoalan kami adalah bagaimana kita mempunyai Reses 1 tahun 4 kali dan 4 kali dan 8 titik bagaimana kalau digunakan sebagai sarana untuk sosialisasi jadi sambil Reses kita sosialisasi produk yang dimiliki oleh BUMD, maka tadi saya undang P3D Kota Bekasi saya telepon Kapusnya untuk mengirim tim dan alhamdulillah datang, jadi daripada dia mengurus 120 orang waktunya repot dan biayanya mahal maka kita undang,” papar Asep Arwin Kotsara.

Disiplin Prokes, Reses anggota Komisi III DPRD Jabar Asep Arwin Kotsara hari pertama, Rabu (01/12/2021).

Kemudian legislator daerah pemilihan (dapil) Kota Bekasi-Depok ini juga mengundang BJB, dimana mereka mempunyai program UMKM dan tidak hanya itu, targetnya adalah bagaimana agar masyarakat Kota Bekasi ini mengenal BJB tentu beserta produknya.

“Saya telepon kepala cabangnya dan datang timnya 3 orang untuk mensosialisasikan agar BJB ini mengakar ke masyarakat dan juga masyarakat mengetahui program-program UMKM dan sebagainya yang sementara ini jarang dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Asep Arwin Kotsara.

Selain itu dirinya pun menyampaikan terdapat anggaran yang dibiayai oleh Pemkot dan Pemprov maka dirinya turut mengundang ketua DPRD Kota Bekasi H. Choiroman J Putro.

“Maka kolaborasi bagus yang terencana seperti ini jelas ranah kewenangannya ada Kota Bekasi dan juga ada ranahnya Provinsi sehingga aspirasi masyarakat bisa kita serap semaksimal mungkin dan kita bisa realisasikan, jadi luar biasa kolaborasi ini,” ujar Asep Arwin Kotsara.

Hal ini sebenarnya merupakan harapkan para aleg-aleg lainya khususnya di Provinsi Jawa barat dan bahkan apakah mungkin pusat juga ketika reses itu memang harusnya bagaimana memaksimalkan potensi mereka untuk bisa bermitra atau berkolaborasi dengan aleg setempat.

“Kemudian juga jika dengan mitranya gunakan mitranya untuk pendapatan lalu PAD Jawa Barat meningkat,” pungkas Asep Arwin Kotsara.

Politisi PKS ini pun memastikan 7 titik reses berikutnya pun akan kembali mengusung konsep kreatif kolaboratif.