by

Kunjungi Panti Rehabilitasi Sosial Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus Kota Bogor, H. Abdul Muiz Temukan Bangunan Rusak dan Kebutuhan SDM

Bogor, Inionline.id – Kunjungan Komisi V DPRD Jawa Barat ke Panti Perlindungan Anak Sosial Kota Bogor, Selasa (26/10/2021) mendapatkan beberapa catatan penting khususnya infrastruktur di dalam panti sendiri.

H. Abdul Muiz selaku anggota Komisi V DPRD Jawa Barat menuturkan bahwa panti dengan kapasitas 60 anak ini didapati beberapa kerusakan bangunan.

“Dari pengamatan memang terkait fasilitas sarana dan prasarana ada beberapa bangunan yang harus segera diperbaiki karena kondisinya sudah cukup rapuh, selasar penghubung antara bangunan ke masjid dan asrama, tempat makan, serta gedung pertemuan itu sudah rusak,” ujar H. Abdul Muiz.

Komisi V telah merekomendasikan kebutuhan panti tersebut terkait kebutuhan fisiknya, hal ini dianggap sangat mendesak karena musim hujan dimana resiko terhadap bangunan yang rusak masuk kategori rawan.

Kedekatan anggota Komisi V DPRD Jawa Barat H. Abdul Muiz bersama anak-anak Panti Perlindunga Sosial Jawa Barat, Selasa (26/10/2021).

“Kita mendorong agar masalah ini segera diatasi, walaupun saat ini proses anggaran sedamg masuk tahap KUA PPAS tapi minimal kebutuhan di panti sudah terekam ada beberapa kebutuhan fisik yang mendesak segera untuk direhab,” kata H. Abdul Muiz.

Legislator daerah pemilihan kota-kabupaten sukabumi ini juga mengecek kebutuhan-kebutuhan mendasar di panti dan dirinya bersyukur bahwa kondisi temuannya seperti kasur dan fasilitas-fasilitas penunjang panti masih cukup rapi dan optimal.

“Namun kebutuhan akan SDM seperti psikolog, lalu pendamping di asrama karena beberapa pekerjanya tidak full disana, harapannya ada yang bisa konsen full mendampingi anak-anak kita disana karena ada yang SD, SMP, SMA, Aliyah, maka mereka perlu pendampingan belajar ketika sore sampai malam hari, maka dari itu dibutuhkan tenaga tambahan,” pungkas H. Abdul Muiz.