by

Target Vaksinasi Covid-19 Lansia Molor Hingga Akhir Juni 2021

Inionline.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan program vaksinasi tahapan kedua yang menyasar warga berusia di atas 60 tahun atau lanjut usia (lansia) dapat rampung paling cepat akhir Juni 2021. Target itu molor dari target capaian awal yakni Mei 2021.

Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan target anyar itu telah disesuaikan dengan mempertimbangkan jalannya laju vaksinasi pada lansia saat ini, yang dinilai berjalan cukup lamban.

“Target kita di akhir Juni, 90 persen penduduk di atas 60 tahun sudah mendapat suntikan dosis pertama. Sisanya itu kita akan berjalan, karena kita tahu ada kondisi-kondisi terkait penundaan vaksin tersebut,” kata Nadia dalam acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID, Selasa (6/4).

Dengan kondisi itu, Nadia mengaku pihaknya akan menggenjot vaksinasi lansia dengan membuka beberapa sentra vaksinasi atau vaksinasi massal yang dibantu beberapa pihak dari swasta.

Kemenkes saat ini bahkan telah membuka program vaksinasi anak muda dengan syarat membawa dua lansia untuk ikut divaksinasi. Namun, program itu saat ini hanya dilaksanakan di kota besar, salah satunya DKI Jakarta.

Selain itu, Nadia mengimbau agar anak muda dalam program ini masih satu anggota keluarga dengan lansia yang akan mendapat suntikan vaksin virus corona.

“Kita mengimbau membawa dua orang lansia, maka bisa mendata vaksinasi dosis pertama. Tapi utamakan keluarga dulu untuk mendapat vaksinasi,” pungkasnya.

Kemenkes sendiri menargetkan sebanyak 21.553.118 orang lansia mendapat suntikan vaksin covid-19. Program vaksinasi yang dimulai pekan ketiga Februari ini juga berjalan paralel dengan program vaksinasi yang menyasar 17.327.169 orang petugas pelayanan publik.

Namun demikian, capaian vaksinasi lansia terhitung masih rendah. Data Kemenkes per Selasa (6/4) pukul 09.00 WIB mencatat sebanyak 1.777.335 lansia mendapat suntikan dosis pertama, sementara baru 344.138 lansia yang rampung mendapat suntikan kedua.

Artinya, secara keseluruhan, baru 1,59 persen lansia yang terhitung telah selesai menerima suntikan vaksin covid-19 secara lengkap.