by

Stabilkan Rupiah, BI Akan Mengubah Mekanisme JISDOR

Inionline.id – Bank Indonesia (BI) ingin kurs referensi bank sentral, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) seperti pasar spot yang menyajikan nilai rupiah secara real time dan setiap hari. Untuk itu, BI akan mengubah beberapa mekanisme JISDOR.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan perubahan mekanisme itu terletak pada penyesuaian waktu pengumpulan data transaksi pembentuk JISDOR. Semula waktunya dari pukul 08.00-09.45 WIB.

Ke depan, waktunya akan diubah menjadi 08.00-16.00 WIB.

“Sehingga JISDOR mencerminkan transaksi spot yang terjadi sepanjang hari,” ungkap Perry saat konferensi pers hasil rapat dewan gubernur BI secara virtual, Kamis (21/1).

Lalu, waktu penerbitan JISDOR dari semula 10.00 WIB akan diubah menjadi 16.15 WIB. Ketentuan ini berlaku mulai 5 April 2021 nanti.

Namun, selama pandemi virus corona atau covid-19, waktu ini akan dilonggarkan, yaitu rentang perhitungan JISDOR mulai 09.00-15.00 WIB dan penerbitan pada pukul 15.15 WIB.

Perry mengatakan perubahan mekanisme ini sengaja dilakukan sebagai inisiatif benchmark reform yang terjadi di pasar keuangan global, yaitu pembentukan referensi kurs yang merepresentasikan kurs harian berdasarkan transaksi yang didukung dengan metodologi yang ada di berbagai negara.

“Penguatan JISDOR untuk meningkatkan kredibilitas pasar valas domestik dan mendukung stabilitas nilai tukar di Indonesia,” tuturnya.

Kendati begitu, mekanisme perhitungan JISDOR tidak berubah, yaitu tetap berdasarkan rata-rata tertimbang berdasarkan volume transaksi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot.