Terkait Dugaan Acara Eks HTI di TMII, Polisi Akan Panggil Penyelenggara

Berita1857 views

Inionline.id – Polisi bakal memanggil penyelenggara acara bertajuk ‘Metamorfoshow : It’s Time to be One Ummah’ yang diduga digelar oleh organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

“Kemungkinan akan diklarifikasi atau dimintai keterangan,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly saat dikonfirmasi, Jumat (23/2).

Menurut Nicolas, klarifikasi ini dilakukan untuk menelusuri kebenaran informasi bahwa acara itu digelar oleh HTI. Sebab pihak penyelenggara mengajukan izin keramaian terkait Perayaan Isra Miraj.

Selain itu, mereka juga tidak mengatasnamakan HTI.

“Pasti pihak kepolisian akan menelusurinya (kebenaran isu HTI). Karena TMII meminta izin ke Polsek Cipayung dengan nama kegiatan Perayaan Isra Miraj,” ucap dia.

Sebelumnya, HTI diduga menggelar sebuah acara bertajuk ‘Metamorfoshow : It’s Time to be One Ummah’ di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 17 Februari lalu.

Informasi tersebut ramai beredar di media sosial. Salah satunya diungggah akun media sosial X (dulu Twitter) @chanzyeolk.

“Entah ini sudah yang kesekian kalinya kelompok berbahaya ini HTI lolos dalam menyelenggarakan kegiatan mereka. Berkedok dengan “Metamorfoshow : It’s Time to be One Ummah” 1200 anak muda di cuci otaknya oleh mereka,” demikian keterangan dalam unggahan itu.

Dalam akun itu juga disampaikan acara tersebut turut dihadiri Ismail Yusanto selaku eks jubir HTI, Aab El Karami selaku konten kreator HTI, M Ihsan Akbar yang merupakan influencer Gen Z HTI), hingga Akhmad Adiasta yang merupakan narrator, producer dokusinema Sejarah Islam ‘Jejak Khilafah di Nusantara’.

Kepala Seksi Humas TMII, Novera Mayang mengaku menerima surat dari panitia acara tersebut pada 7 Februari. Dalam surat itu, disebutkan kegiatan terkait dengan peringatan Isra Miraj.

“TMII menerima surat dari Panitia Metamorfo Show pada tanggal 7 Februari 2024 untuk kegiatan Peringatan Isra Mi’raj 1445 H yang berlokasi di Gedung Teater Tanah Airku. Surat yang diajukan berupa permohonan free pass dan shuttle kegiatan. Terkait permohonan free pass ini manajemen TMII tidak mengabulkan dan tetap berbayar sesuai ketentuan,” kata Mayang saat dikonfirmasi, Jumat (23/2).

Mayang menyebut Teater Tanah Airku merupakan aset milik TMII uang dikelola mitra pihak ketiga. Kepolisian juga telah mengeluarkan surat izin keramaian terkait penyelenggaraan acara tersebut.

“Terdapat surat izin keramaian yang dikeluarkan oleh Kapolsek Cipayung pada tanggal 09 Februari 2024, dengan tembusan kepada Kapolres Metro Jakarta Timur dan Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Timur perihal acara peringatan Isra Mi’raj 1445 H di Gedung Teater Tanah Airku TMII,” ucap dia.

Di sisi lain, mantan juru bicara HTI, Ismail Yusanto enggan berkomentar banyak terkait acara tersebut. Ia meminta agar hal tersebut ditanyakan ke pihak penyelenggara.

“Hubungi panitia saja, carilah itu,” kata Ismail.

Kendati demikian, Ismail membenarkan hadir dalam acara yang digelar di Teater Tanah Airku, TMII tersebut.

“Oh iya karena saya diundang kan,” ujarnya.