by

M Ichsan Sampaikan Rasa Duka Citanya Untuk KCD ESDM III Jawa Barat

Purwakarta, Inionline.Id – Komisi IV DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang Dinas (KCD) ESDM Jawa Barat III, Purwakarta yang membawahi wilayah Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Kota Bekasi.

Anggota komisi IV DPRD Jabar fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mochamad Ichsan Maoluddin mengatakan bahwa kunjungan komisi IV pada Rabu (06/01/2021) kali ini terkait dengan penyerapan pagu anggaran Dinas ESDM Jawa Barat.

“Dari 7 mitra kerja komisi IV, Dinas ESDM itu adalah yang paling kecil pagu anggarannya sehingga kalau dihitung dengan kebutuhan tidak cukup,” tutur Ichsan.

Politisi asal Kabupaten Bogor ini pun mengatakan bahwa Dinas ESDM Jabar ini telah mengalami penyesuaian anggaran di tahun 2020 sebanyak 5 kali.

“Dari sekitar 20 miliaran, itu hanya menjadi 1,2 miliar, jadi kalau dihitung itu hanya biaya pemeliharaan, belum gaji karyawannya, yang tadi kita perbincangkan akhirnya komisi IV mengatakan innalillahi wa innailaihi rojiun, kita mendengarkan kabar berita duka dari salah satu mitra kerja yaitu Dinas ESDM,” kata Ichsan.

Dirinya menilai pemprov Jabar terlalu tega memangkas anggaran Dinas ESDM sedangkan pembangunan alun-alun di 20 titik yang dicanangkan Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat, dimana satu titik alun-alun bisa menghabiskan dana sebesar 30 miliar rupiah, hal ini merupakan problem yang dilematis bagi Dinas ESDM.

“Ini satu cabang dinas dari 7 cabang ESDM Jawa Barat hanya mendapatkan anggaran 1,2 miliar untuk 1 tahun, kebayangkan ? sehingga tadi kami mengorek mereka sebelum di refocusing, kasih catatan dan harus ada keterbukaan kepada kita komisi IV DPRD Jabar yang justru nanti akan berjuang pada saat rapat badan anggaran,” ujar Ichsan.

Lebih lanjut, Ichsan merasa geram dengan urgensi alun-alun di 20 titik di Jawa Barat sedangkan kebutuhan Dinas ESDM menjadi kurang.

“Padahal salah satu sumber PAD di pengelolaan sumber air tanah, jika dikelola dengan baik itu bisa berdaya tapi pemprov Jabar tidak serius di ESDM,” pungkas Ichsan.