by

Ucapan Antasari Diduga Bermuatan Politik

JAKARTA – Penyebutan nama Hary Tanoesoedibjo (HT) dalam pusaran kasus kriminalisasi Antasari Azhar bukan hal yang subtansi dalam pokok permasalahan.

Demikian disampaikan Tokoh Muda Bogor Mardiansyah. M Sidik, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPP Partai Perindo.

“ Segala ucapan yg dikeluarkan oleh Antasari Azhar tentu memiliki dasar landasannya. Terkait ada orang yg mengutus dan diutus bukanlah hal substansial. Dan apa urgensi dan relevansinya dengan situasi sekarang ? Manuver politik seperti ini jelas mengancam demokrasi,” tegas Mardiansyah yang juga Ketua Umum DDMI Jakarta, di sela-sela road show pengawasan Pilkada DKI, beberapa hari lalu

Pria yang akrab disapa kang Ian ini menduga apa yang disampaikan mantan Ketua KPK ini bermuatan politik untuk menggerus ketokohan Hary Tanoe.

Pasalnya, saat ini Perindo sebagai partai pendatang baru telah mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia. Untuk itu, sebagai kader Perindo, ia terpanggil untuk menjawab tudingan terhadap Hary Tanoe.

“ Sebagai ketua Umum partai baru, pasti HT akan mendapat sorotan dari banyak pihak,” teran kang Ian.
Ia pun mengimbau kepada seluruh kader Perindo tidak ikut larut dalam persoalan ini. Ia juga mengajak seluruh kader Perindo untuk melakukan aksi nyata di masyarakat.

“Salah satunya aksi nyata yang sudah berjalan adalah program UMKM melalui, pembagian gerobak dan pendirian warung sejahtera,”katanya.

Ia juga menyebut, Perindo mampu melahirkan kader-kader yang berkualitas dan peduli kepada rakyat. Oleh karena itu, serangan isu negatif tidak akan berpengaruh kepada eksistensi Perindo.

“Tugas partai adalah melahirkan kader-kader berkualitas yang otentik hidup, bekerja, bergerak bersama rakyat. Sehingga terpaan, tiupan, serangan bahkan kecaman terhadap partai akan mudah terjawab oleh kader yang berkualitas dan sudah teruji,” tandasnya.

(yud)