by

Reses di Sirnagalih, M. Ichsan Tampung Aspriasi Masyarakat Terkait Pelebaran Jalan dan TPU Untuk Jadi Wisata Religi

BOGOR, Inionline.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mochamad Ichsan kembali menggelar reses ke 7 dimasa sidang I tahun 2020-2021 di Kampung Kiaralawang, Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Kamis (12/11/2020).

Dalam reses tersebut warga Sirnagali yang diwakili oleh Kepala Desa Sirnagalih menyampaikan aspirasi terkait pembangunan di wilayah Desa Sirnagalih diantaranya Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang belum memiliki akses jalan, masalah Penerangan Jalan Umum (PJU) dan pelebaran jalan raya.

Terkait masalah TPU, Mochamad Ichsan mengatakan, bahwa tanah seluas 4000 m² tersebut agar bisa di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), namun akses jalan memuju TPU tersebut masih terkendala.

“Bahkan, nantinya tidak hanya sekedar dijadikan TPU, tapi akan dijadikan destinasi religi, karena masih terkendala akses jalan menuju TPU, sehingga masyarakat minta di dorong oleh Pemprov melalui Pemerintah Kabupaten agar tanah itu di bebaskan,” ucap M. Ichsan.

Selain akses jalan, lanjut M Ichsan, masyarakat juga meminta agar dibangun Tempat Penahan Tanah (TPT) disekitar TPU, sehingga lahan TPU itu nantinya tidak terjadi longsor.

“Pembangunan TPT di TPU itu untuk keamanan tanah di sekitar TPU,” katanya.

sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19, anggota DPRD Jabar, Mochamad Ichsan Maoludin menyalurkan bantuan masker Pemprov Jabar kepada perwakilan Desa Sirnagalih pada Kamis (12/11/2020).

Terkait masalah PJU, M Ichsan menerangkan masih banyak spot spot di wilayah Desa Sirnagalih minim penerangan. Oleh karena itu dirinya akan mendorong hal tersebut ke Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov Jabar terkait jalan dan Dinas Binamarga terkait PJU.

“Kalau secara mandiri PJU itu kewenangannya Dishub tapi kalau pembangunan sekaligus jalan itu kewenangannya Dinas Binamarga selaku penata ruang di Provinsi,” terangnya.

Pemerintah Desa Sirnagalih pun menginginkan pelebaran jalan diwilayahnya, karena kawasan Kecamatan Tamansari dijadikan kawasan wisata tematik seperti puncak.

“Dengan adanya pembangunan jalan seperti itu akses menjadi lebar, otomasis PAD bertambah, Bumdes dan umkm nya pasti berdaya, maka ini sebuah mimpi besar bahwa Sirnagalih dengan kontur yang mempunyai potensi view Gunung Salak, kalau akses jalannya tidak terbangun ini akan menjadi kendala kedepannya. Mudah mudahan ini menjadi pembicaraan di Pemprov agar bisa di dorong pembiayaannya,” pungkasnya.