Kaesang Masuk Radar Cawagub, Golkar Unggulkan RK di Pilgub Jakarta

Politik857 views

Inionline.id – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid mengungkapkan partainya mengunggulkan Ridwan Kamil untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024 dibandingkan dua kader lain yang turut diberi surat tugas.

Oleh sebab itu, Nurdin berterima kasih kepada Partai Gerindra yang lebih dulu menyatakan dukungan kepada RK. Hal itu membuat RK bisa dipastikan maju dalam Pilkada mendatang dengan dukungan dua partai tersebut.

“Tapi sampai saat ini, figur yang kami unggulkan memang Ridwan Kamil di Jakarta,” kata Nurdin Halid di program The Political Show, Senin (17/6) malam.

“Kami berterima kasih kepada Gerindra karena sudah menyatakan dukungan juga. Berarti Gerindra dengan Golkar itu sudah bisa mencalonkan, tambah satu,” ungkapnya.

Namun, dia menegaskan belum ada keputusan resmi dari Partai Golkar terkait pencalonan. Mereka masih akan melihat hasil survei per Juni 2024 sebelum membuat keputusan danresmi diumumkan bulan depan.

“Sebab Golkar akan melakukan dua kali survei Mei dan Juni, Juli baru kami melakukan penetapan tentang calon,” katanya.

Kaesang masuk radar cawagub Jakarta

Selain mengunggulkan RK di Jakarta, Nurdin juga mengungkapkan bahwa Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep masuk radar Partai Golkar sebagai calon wakil gubernur untuk Pilkada Jakarta mendatang.

Menurutnya, cawagub menjadi bagian yang tak terpisahkan saat membahas pencalonan, sehingga juga harus dipertimbangkan dengan cermat.

“Karena itu juga di DKI ini itu penting sekali melihat figur yang memiliki elektoral tinggi yang bisa bahu membahu dengan gubernurnya. Oleh karena itu, kami juga di internal Golkar, Kaesang itu masuk radar,” katanya.

Ridwan Kamil sebelumnya telah mendapat dua surat tugas untuk maju di Pilkada mendatang.

Selain di Jakarta, ia juga didorong untuk kembali maju di Jawa Barat. Sejumlah politikus Golkar sebelumnya belum mau tegas soal kecenderungan RK akan maju di antara dua daerah itu.

Namun, Gerindra melalui Ketua Harian DPP Sufmi Dasco Ahmad telah lebih dulu mendorong agar RK maju di Jakarta.