Dengan Kapal Kayu Logistik Pemilu Diantar 15 Jam ke Pulau Terjauh Natuna

Antar Daerah757 views

Inionline.id – Logistik Pemilu 2024 untuk pulau terjauh di Natuna Kepulauan Riau diantar menggunakan Kapal Pelni dan dilanjutkan menggunakan kapal kayu selama 15 jam.

Pulau terjauh itu merupakan Pulau Panjang yang terpisah dengan Ranai, Ibu Kota Kabupaten Natuna. Ketua KPU Natuna, Kusnaidi bercerita kapal kayu tersebut sempat diterjang gelombang ganas mencapai 4 meter.

Supaya kotak suara dan surat suara aman dari air laut, petugas KPU menutupnya dengan kantong plastik bening agar tidak basah dari percikan air laut.

“Untuk 5 pulau terjauh dari Ibu Kota Ranai Kabupaten Natuna seperti Pulau Panjang tiba di lokasi pada 3 Februari kemarin, termasuk Pulau Subi, Midai, dan Serasan. Sementara untuk Pulau Laut, tiba di lokasi pada 8 Februari,” kata Kusnaidi kepada wartawan, Minggu (11/2).

Dia mengatakan, selain 5 pulau tersebut, logistik pemilu untuk Pulau Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Pulau Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Pulau Seluan Kecamatan Seluan, dan Pulau 3 Kecamatan Pulau Tiga dan Pulau Tiga Barat juga diantar menggunakan kapal kayu.

“Untuk Pulau Seluan gelombangnya cukup tinggi dikirim pakai kapal kayu yang diawasi tim dari KPU, Bawaslu dan Polisi,” kata Kusnaidi.

Menurut Kusnaidi, masih terdapat 5 Kecamatan lagi logistik Pemilu 2024 yang belum disalurkan.

“Kecamatan itu berada di Pulau Bunguran Besar seperti Kecamatan Bunguran Timur Laut, Bunguran Timur, Bunguran Selatan, Bunguran Tengah dan Bunguran Batubi,” katanya.

Kusnadi menjelaskan untuk Kabupaten Natuna totaal ada 1.210 kotak suara. Ada 293.820 surat suara yang didistribusikan ke 17 Kecamatan termasuk di Pulau terjauh dan 3 T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

Sementara untuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Natuna berjumlah 57.504 Pemilih.