Sederet Keuntungan untuk PAN Usung Erick Thohir di Pemilu 2024

Politik057 views

Inionline.id – Direktur Eksekutif Populi Center Rafif Pamenang Imawan menilai, PAN akan mendapatkan dampak elektoral jika mengusung Erick Thohir sebagai Cawapres di Pemilu 2024. Kehadiran Erick Thohir diyakini mampu mendongkrak elektabilitas partai menjelang Pemilu 2024.

“PAN posisinya bagaimana dia meng-komplementer dan mencari sosok paling memungkinkan yang memberikan pengaruh suara. Satu pilihan di antaranya yakni Erick Thohir,” kata Rafif saat dihubungi, Kamis (16/3).

Dia mengatakan, Erick Thohir mempunyai kelebihan kuat dari kemampuannya membangun komunikasi secara politik. Salah satunya yang berhasil dilakukan terhadap elite politik PAN.

Hal demikian tentu menjadi sebuah keunggulan, lanjut dia, melalui kedekatan yang terbangun tentu semakin menguatkan hubungan Erick Thohir dengan PAN. Karakteristik Erick Thohir sangat diterima para kader PAN.

Situasi tersebut, dia melanjutkan, telah diaplikasikan dengan baik oleh Erick Thohir sampai sekarang ini. Hal itu tentu kian menambah bobot keunggulan Erick Thohir dalam penilaian positif masyarakat di Tanah Air.

Lebih dari itu, dia menambahkan, kemampuan Erick Thohir membangun komunikasi dengan elite parpol sangat direspons positif. Situasi tersebut semakin membuat Erick Thohir begitu disenangi banyak kader PAN.

“Saya rasa itu poin pentingnya dari Erick Thohir dan upaya penting itulah yang yang menjadi pertimbangan utama PAN (usung Erick Thohir),” ujar Rafif.

Karena bagaimanapun, dia melanjutkan, kepemimpinan militer yang hirarkis tidak menjadi pilihan dan tentu sangat jauh dari sosok Erick Thohir. Dia menilai Erick Thohir hadir dengan kepemimpinan politik yang harus kompromistis.

“Sehingga bisa mengelola konflik dan kepentingan dengan baik,” terang Rafif.

PAN Endorse Erick

Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengklaim sosok Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir adalah kandidat Calon Wakil Presiden (Cawapres) terkuat dari partainya.

Nama Erick, kata Yandri, menjadi kandidat terkuat sebagai cawapres. Namun untuk kandidat Calon Presiden (Capres), tetap pada nama Ketua Umum (Ketum) Zulkifli Hasan (Zulhas).

“Kalau Bang Zul tentu semua mendukung ya, tapi di luar ketua umum. Untuk posisi cawapres saya kira bang Erick Thohir terkuat sekarang di internal partai,” kata Yandri usai acara Silaturahmi Akbar Mathlaul Anwar di Gedung MPR RI, Jakarta, Minggu (29/1).

Yandri mengatakan dari internal telah memunculkan nama-nama kandidat Capres dan Cawapres. Tetapi, nama tersebut masih dalam komunikasi dengan partai koalisi.
Sebab, PAN yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), bersama PPP dan Partai Golkar. Masih dalam tahap penjajakan untuk mengusung nama, termasuk sosok Erick Thohir sebagai kandidat Cawapres dari PAN.

“Perlu berkomunikasi atau berkomitmen membangun sebuah kesepakatan dengan partai lain. Terutama dalam koalisi Indonesia bersatu. Ini yang sedang kita komunikasikan terus. PAN mendorong pak Erick itu memang sesuai dengan keputusan rakernas,” imbuhnya.

“(Soal PAN Usung Erick) Sekarang masih tahap komunikasi, belum ada kesepakatan, belum mengerucut belum ada deal. Karena di samping persoalan calon KIB memang merumuskan bagaimana Indonesia kedepan visi misi dan sebagainya,” sambungnya.

Survei Erick Thohir

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan, Pilpres 2024 merupakan ruang terbuka tanpa incumbent. Berdasarkan pengalaman pada Pilpres 2004 dan 2014, Hanta menyebut variabel cawapres menjadi sangat menentukan peluang kemenangan.

Dalam Rilis Temuan Survei Nasional Poltracking Indonesia bertajuk ‘Tendensi Peta Politik Pilpres 2024: Tren Kekuatan Elektoral Partai Politik, Capres & Cawapres di Jakarta, Kamis (22/12).

Elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir menjadi yang tertinggi pada simulasi 20 nama calon wakil presiden dengan 15,1 persen.

Hanta mengatakan, di bawah Erick menyusul nama-nama seperti Ridwan Kamil (14,0%), Agus Harimurti Yudhoyono (11,7%), Sandiaga Salahuddin Uno (9,2%).

Kemudian, ada Khofifah Indar Parawansa (5,5%), Muhaimin Iskandar (5,3%), Puan Maharani (3,4%), Mahfud MD (2,9%), Andika Perkasa (2,5%), Airlangga Hartarto (1,9%), dan cawapres lainnya angka elektabilitasnya di bawah 1%.

“Berdasarkan tendensi kedekatan dengan elite politik dan king maker Pilpres 2024, menurut tren data survei Poltracking, terdapat 10 figur Cawapres potensial. Temuannya, elektabilitas Erick Thohir (16,2%) menjadi yang teratas,” ujar Hanta.

Kemudian, diikuti oleh Ridwan Kamil (15,1%), Agus Harimurti Yudhoyono (12,0%), Sandiaga Salahuddin Uno (9,4%), Khofifah Indar Parawansa (5,7%), Muhaimin Iskandar (5,7%), Puan Maharani (4,1%), Mahfud MD (3,0%), Andika Perkasa (2,7%) dan Airlangga Hartarto (2,6%).

Dalam tren terbaru pada November 2022, ucap Hanta, pada elektabilitas 10 cawapres potensial, nama Erick Thohir mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara sejumlah nama lain tergolong stabil, bahkan ada juga yang mengalami penurunan elektabilitas.