Usulan Setop Revitalisasi Halte Bundaran HI Dipertimbangkan Wagub DKI

Antar Daerah8557 views

Inionline.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya bakal mempertimbangkan usulan Sejarawan JJ Rizal yang mendesak agar proyek revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia dihentikan.

“Jadi, informasi dari JJ Rizal saya kira itu perlu menjadi perhatian, pertimbangan,” ujar Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat (30/9).

JJ Rizal sebelumnya memprotes revitalisasi Halte Transjakarta Tosari dan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Dia mendesak agar proyek itu disetop. Rizal beralasan pembangunan dua halte tersebut justru merusak pandangan ke Monumen Selamat Datang yang berada di kawasan Bundaran HI.

Terlebih lagi, baru diketahui bahwa revitalisasi halte tersebut tanpa melalui proses Tim Sidang Pemugaran (TSP) dan rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).

Padahal kawasan Bundaran HI, termasuk Monumen Selamat Datang, saat ini berstatus Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang perlakuannya harus sama dengan cagar budaya.

Mengenai hal itu, Riza mengatakan seharusnya setiap pembangunan yang bersinggungan dengan objek cagar budaya harus melalui mekanisme yang berlaku.

“Seharusnya semua proses pembangunan yang ada di Jakarta itu harus melalui proses, sesuai aturan dan ketentuan yang ada, termasuk memperhatikan cagar budaya,” jelas Riza.

Di sisi lain, Riza mengatakan bahwa revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran HI ini untuk menampung jumlah penumpang yang melonjak dalam beberapa waktu terakhir. Artinya, ada kebutuhan halte yang lebih besar dari sebelumnya.

“Memang sekarang ini kan jumlah penumpang itu terjadi peningkatan yang signifikan, artinya kebutuhan halte juga bertambah, volumenya meningkat berarti, kan luasannya harus bertambah,” jelas dia.

Sebagai informasi, halte Bundaran HI merupakan salah satu yang mengalami revitalisasi di antara puluhan halte Transjakarta di DKI.

Pada 15 maret lalu, Dirut PT Transjakarta M. Yana Aditya di Gedung DPRD DKI mengatakan pihaknya akan merevitalisasi 46 halte tahun ini dengan anggaran sekitar Rp600 miliar.

Yana kala itu mengatakan dana revitalisasi halte itu bersumber dari internal perusahaan.

“Kita harapkan sebelum triwulan ketiga sudah selesai separuhnya,” kata dia kala itu.

Dari gambar maket yang pernah ditampilkan, halte Bundaran HI menjadi salah satu yang direvitalisasi dengan bentuk ikonik atau instagramable. Halte itu bakal memiliki dua lantai yang dilengkapi ‘sky deck view’.