by

Soal Vandal di Pagar Tebet Eco Park Berikut Tanggapan Dinas Pertamanan DKI

Inionline.id – Mengenai aksi vandalisme yang menyasar pagar seng di kawasan taman pengelola Tebet Eco Park buka suara. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengatakan pagar seng itu hanya pagar sementara.

“Itu kan sebenarnya pagar sementara, bukan pagar tetap,” kata Suzi saat ditemui di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (18/9/2022).

Suzi menuturkan saat ini pengelola tengah dalam proses membangun pagar permanen. Sehingga, pagar seng itu akan dicopot saat pembangunan rampung.

“Jadi pagar yang akan kita buat sedang dalam proses. Kadi nanti segera pagar itu dibangun itu akan kita buka,” ujarnya.

Suzi memastikan seluruh area Tebet Eco Park telah dipasangi oleh CCTV serta dijaga oleh pengawas selama 24 jam. Ke depannya, pihaknya akan menjatuhkan sanksi kepada siapapun yang melanggar ketertiban umum.

“Kalau udah ada pagar beneran kita akan kasih sanksi. karena ada CCTV jadi seperti biasa, itu kan termasuk ke dalam ketertiban umum. Barangsiapa yang menghilangkan atau mencoret itu kan diatur dalam ketertiban umum. Jadi itu akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Lebih lanjut dia menerangkan, nantinya sanksi akan diberikan secara bertahap dimulai dari teguran hingga. Suzi juga menyampaikan, penindakan tegas juga dilakukan bagi oknum yang melakukan penebangan pohon. Bahkan, kata dia, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta menggandeng Polda Metro Jaya dalam menindak oknum penebang pohon.

“Pasti teguran satu, teguran dua. Nah, nanti baru ke sanksi,” ucapnya.

“Seperti halnya penebangan pohon segala macam, sekarang juga kita udah tindaklanjuti. karena kita ada PPNS di mana pegawai ASN berhak memeriksa yang melanggar ketertiban umum,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, pagar seng penutup taman Tebet Eco Park, Jakarta, menjadi sasaran vandalisme atau aksi corat-coret. Salah seorang warga, Budianto (55), menyayangkan adanya coretan di penutup seng taman tersebut.

“Ya nggak baguslah, nggak bagus, kelihatan kumuh gitu. Kalau coretannya ada motif-motifnya, bagus,” kata Budianto saat ditemui di kawasan Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2022).

Dia mengatakan coretan di depan Sallo Coffee baru muncul dalam pekan ini. Menurutnya, sebelumnya tak ada coretan di pagar seng pada area tersebut.

“Seminggu yang lalu baru saya lihat coretan di pagar ini (yang depan Sallo Coffee). Ini mungkin pekerjaannya tengah malam kalau untuk pagi, siang, sore karena ramai tidak mungkin dia berani, cuma itu aja yang saya tahu,” tuturnya.

Dia berharap coretan vandalisme atau corat-coret liar di Tebet Eco Park tidak bertambah. Menurutnya, hal itu membuat kawasan Tebet Eco Park terlihat kumuh.

“Ya harapannya pada mengertilah, jangan suka coret-coret, gitu aja,” ujarnya.