by

Tiket Pulau Komodo Naik Jadi Rp3,75 Juta Didukung Kapolda NTT

Inionline.id – Kapolda NTT Irjen Setyo Budiyanto mengatakan pihaknya akan mendukung kebijakan pemerintah menaikkan tarif masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar menjadi Rp3,75 juta.

“Kami akan mendukung kebijakan tersebut,” kata Setyo dalam rilis yang dikeluarkan Bidang Humas Polda NTT, Rabu (3/8).

Setyo mengatakan dalam mendukung kebijakan tersebut dan mengamankan kawasan wisata Labuan Bajo, pihaknya telah menambah jumlah personel untuk mempertebal pengamanan.

“Situasi di Labuan Bajo yang menurut masyarakat sedang bergejolak, kami telah mengantisipasi dengan mengirimkan personel dari Polda dan juga melibatkan dari Polres yang ada di wilayah daratan Flores,” ujarnya.

Lebih lanjut, Setyo meminta masyarakat Labuan Bajo bisa mencermati kebijakan pemerintah ini dengan sebaik-baiknya.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya kepada pelaku wisata untuk bisa mencermati masalah  ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda NTT, Kombes Aryasandy menjelaskan jumlah personil polisi yang dikirim ke Labuan Bajo sebanyak 427 orang termasuk 113 personel Brimob dan 202 personel dari Direktorat Samapta Polda NTT.

Sebanyak 427 personel tersebut berasal dari Polda NTT, Polres Manggarai Timur, Polres Ngada, dan Polres Manggarai.

Polres Manggarai Barat sendiri menyiagakan 237 personel, ditambah bantuan dari TNI sebanyak 210 personel dan Satpol PP sebanyak 40 orang.

Buntu aksi penolakan tiket masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar naik menjadi Rp3,75 juta, Ketua Forum Masyarakat Peduli Pariwisata (Formapp) Manggarai Barat berinisial RT ditetapkan sebagai tersangka.

“Tersangka satu orang, inisialnya RT,” kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Felli Hermanto kepada CNNIndonesia.com, Selasa (2/8).