by

Satgas Covid-19 Menyebut Hasil Penelitian Herd Immunity RI Akan Rilis Pada Akhir Tahun

Inionline.id – Wiku Adisasmito Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut hasil dari penelitian zero survei atau seroprevalensi untuk mengukur capaian herd immunity atau kekebalan komunal terhadap virus corona di Indonesia, baru akan dianalisis dan dirilis pada akhir 2021.

Hal itu Wiku sampaikan sekaligus merespons pertanyaan publik perihal salah seorang ahli kesehatan yang sebelumnya menyebut bahwa Indonesia kemungkinan sudah mencapai herd immunity lantaran terdapat potensi setidaknya 80 persen warga sudah terpapar varian Delta.

“Diperkirakan akan segera dianalisis dan dapat keluar hasilnya di minggu ketiga atau keempat di akhir 2021,” kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (23/11).

Wiku menambahkan pemeriksaan acak ini dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan sejumlah tim peneliti dari perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini menyasar subjek sasaran warga di 34 provinsi atau sekitar 1.000 desa di Indonesia, dan juga sejumlah wilayah aglomerasi.

Adapun seroprevalensi yang dimaksud adalah survei dan penelitian yang dilakukan untuk menghitung jumlah individu dalam suatu populasi yang menunjukkan hasil positif untuk penyakit tertentu berdasarkan spesimen serologi atau serum darah.

“Hasil inilah yang nantinya dapat memberikan informasi seberapa besar kekebalan komunitas yang telah terbentuk di Indonesia, baik karena infeksi alamiah dan vaksinasi. Sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang berbasis data dan fakta,” ujarnya.

Epidemiolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Citra Indriani sebelumnya menyebut setidaknya 80 persen penduduk Indonesia sudah terinfeksi varian virus corona Delta. Prediksi itu dilatarbelakangi penurunan kasus covid-19 secara signifikan yang terjadi di Indonesia dalam 3-4 bulan terakhir.

Citra menilai penurunan kasus itu disebabkan imunitas kelompok atau herd immunity sudah terbentuk secara alamiah di Tanah Air melalui individu yang sudah pernah terinfeksi covid-19 sebelumnya.

Adapun bila berpedoman pada data BPS per September 2020 dengan jumlah penduduk Indonesia 270,2 juta jiwa, maka 80 persen penduduk Indonesia itu setara dengan 216 juta orang.