by

Ratusan Napi Lapas Pasuruan Divaksinasi, Berharap Bisa Dibesuk oleh Keluarga

Inionline.id – Hampir dua tahun sejak pandemi COVID-19, warga binaan Lapas Pasuruan akhirnya menerima vaksinasi. Sebanyak 830 warga binaan hari ini divaksin dosis pertama.

Meski digelar di dalam aula, proses vaksinasi dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Seluruh warga binaan yang hendak divaksin antre dengan menjaga jarak di luar. Mereka masuk ke aula bergiliran untuk pendataan, pemeriksaan kesehatan kemudian disuntik vaksin. Vaksin yang digunakan AstraZeneca.

“Terima kasih saya sampaikan kepada Pemkot dan Pak Wali Kota Pasuruan. Lapas Pasuruan mendapatkan vaksin untuk warga binaan. Sebanyak 830 warga binaan mendapatkan vaksin dosis pertama. Kami berharap dosis kedua nanti bisa dipenuhi sesuai jadwal,” kata Kalapas Pasuruan Yhoga Aditya Rusmanto, Kamis (7/10/2021).

Yhoga, mengatakan sejak pandemi Lapas Pasuruan tidak melaksanakan besukan atau kunjungan keluarga tatap muka. Besukan dilakukan secara daring.

“Mudah-mudahan setelah nanti sudah vaksinasi dosis pertama dan kedua kita bisa uji coba besukan tatap muka,” terang Yhoga.

Yhoga mengatakan saat ini tak ada warga binaan dan petugas yang terkonfirmasi positif COVID-19. Hal itu karena protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

“Awal tahun lalu ada 25 terkonfirmasi langsung ditangani. Setelah itu nihil kasus,” ungkapnya.
Vaksinasi dilakukan di aula Lapas Pasuruan. Proses vaksinasi dihadiri Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman dan sejumlah pejabat. Puluhan nakes dilibatkan dalam vaksinasi di Pasuruan ini.

Keberhasilan Lapas Pasuruan mengendalikan penularan COVID-19 diapresiasi Gus Ipul. Lapas Pasuruan, kata dia, menetapkan pola hidup sehat.

“Suasana lapas menyenangkan dan asri. Anda bisa lihat sendiri lingkungan lapas bersih. Pola hidup bersih diterapkan di lapas ini membuat mereka kuat menghadapi pandemi,” terang Gus Ipul.

Huda (41), salah satu napi kasus narkoba asal Surabaya mengaku senang akhirnya menerima vaksin. Ia berharap secepatnya mendapatkan dosis kedua.

“Selama ini saya sehat-sehat saja. Nggak pernah merasakan gejala Corona,” kata Huda usai disuntik vaksin.