by

Nadiem Makarim Berjanji akan Mengubah Stigma Tentang SMK

Inionline.id – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyebut pihaknya tengah berupaya mengubah wajah SMK. Nadiem ingin mengubah citra SMK yang dicap kalah saing dengan SMA.

“Image SMK itu sudah berpuluh tahun statusnya, peresepsinya di bawah SMA. Ini bener-bener menghukum SMK yang hebat-hebat, bahkan lebih hebat dari SMA,” ujar Nadiem di SMK Plus Khoiriyah Tabuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis, 21 Oktober 2021.

Dia menyebut stigma itu akan dirubah dengan berbagai program yang sudah dirancang Kemendikbudristek. Salah satunya, program transformasi SMK.

“Pokoknya kita upgrade. Di SMK harus banyak praktisi yang bisa mengajar ke sini. Lebih banyak praktisi yang  memberi pelatihan. Yang pasti harus ada magang dalam industri, Itu sudah kewajiban,” terang Nadiem.

Menurutnya, SMK yang tak menjalankan program tersebut telah melakukan pelanggaran. Apabila menghadapi kendala akibat pandemi, SMK diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Itu program standar mohon itu difasilitasi, kalau sulit minta ke kepala dinas juga Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). Jadi harus ada peran Pemdanya,” kata dia.

Nadiem pun berharap dengan program tersebut, kemampuan lulusan SMK akan lebih dihargai dan terserap di dunia kerja nantinya. “Ini yang menciptakan skill yang dihargai pasar. Mereka (industri) kan senangnya anak yang punya disiplin sepeti anak SMK, itu punya nilai tambah,” tutur Nadiem.