by

Bima Arya Puji Raihan Emas Grup Musik Tradisional SMPN 1 Kota Bogor

Inionline.id – Grup masuk tradisional SMP Negeri 1 Kota Bogor berhasil meraih medali emas dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2021. Ajang festival nasional ini digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI beberapa waktu yang lalu.

Sebagai apresiasi karena telah mengharumkan nama Kota Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya memberikan piagam penghargaan kepada murid berprestasi tersebut beserta pelatih dan guru pendampingnya.

Mereka antara lain Arya Patih Dwideyananda, Nadya Asatiril Azizah, Aisyah Radhia Hanifah, Anastasia Aqila Ismunandar dan Faza Arkansas Arzan. Sementara pelatih dan guru pendamping atas nama Ade Suarsa serta Sri Harsini.

Bima Arya mengaku terpukau dengan penampilan para siswa siswi yang membawakan tema kepahlawanan Jawa Barat. Mereka mengangkat cerita Muhammad Toha dalam peristiwa Bandung lautan Api.

“Penampilan yang sangat luar biasa. Saya ingin mengundang tim ini untuk manggung di acara yang sedang kami siapkan, yaitu Kota Bogor pada awal Desember menjadi tuan rumah kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Saya ingin menampilkan kebanggan kita ini, saya ingin memamerkan mereka kepada tamu-tamu dari seluruh Indonesia,” ungkap Bima Arya dalam keterangan tertulis, Minggu (10/10/2021).

Bima Arya mengaku, sebagai Wali Kota dan juga alumni SMPN 1 Bogor, dirinya bangga dan mengucapkan terima kasih karena bukan saja telah mengharumkan sekolah, tapi juga Kota Bogor dan Indonesia

“Jadi, kita itu haus prestasi. kita selalu ingin nama Bogor itu bergaung terus. Bukan hanya nasional, tapi internasional. Ini kreatifitas yang luar biasa. Saya lihat anak-anak ini berani melawan mainstream, di tengah kegandrungan banyak anak muda kepada K-Pop dan western. Tetapi mereka justru menyukai dan mendalami kesenian tradisional,” tutur Bima.

“Jadi, kehadiran saya juga ingin menunjukan keberpihakan dan dukungan terhadap seni Sunda di sini,” sambungnya.

Dihadapan Bima Arya, grup musik tradisional ini menunjukan penampilan terbaiknya memainkan alat musik kreasi berbahan dasar bambu, seperti gambang awi, langgir badong, bedung tunggul kawung, rampang awi dengan laras atau tangga nada pentatonik.

Sementara itu, pelatih kesenian tradisional SMPN 1 Bogor Ade Suarsa mengungkapkan raihan medali emas di ajang FLS2N 2021 ini merupakan buah dari hasil kerja keras anak-anak yang semangat berlatih.

“Kami berjuang selama hampir enam bulan mempersiapkan ini. Ketika anak-anak dalam situasi seperti ini mereka ingin berbuat sesuatu dalam bidang kesenian untuk mengekspresikan kemampuannya dan Alhamdulillah mulai dari tingkat kota, provinsi sampai nasional kita menjadi yang terbaik mendapatkan medali emas,” ujar Ade.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Bogor yang juga sangat concern terhadap kesenian di Kota Bogor. Menurutnya Bima Arya sangat tertarik dengan bidang kesenian, sehingga Ade bangga memiliki wali kota yang memperhatikan segala aspek dan menjadi sebuah prioritas.

“Saya hanya pelatih, hanya mencetak anak-anak yang memiliki kemauan dan didukung tentunya oleh orangtua dan sekolah. Jadi, ada sinergi maka terjadi sebuah kekuatan dan prestasi,” terangnya.

“Potensi untuk kesenian tradisional di Bogor itu ada dan luar biasa. Ketika anak-anak mau saja berlatih, tidak harus genetika punya keturunan seniman, bisa dibuktikan ternyata mereka bisa menjadi yang terbaik. Utamanya mau berlatih dan semangat,” lanjut Ade.