by

7 Mayat Ditemukan di Dalam Penjara, Ekuador Darurat Narkoba

Inionline.id – Otoritas Penjara Ekuador, SNAI kembali menemukan tujuh mayat tahanan di penjara. Ketujuh mayat ditemukan di lokasi yang sama di mana kekerasan antar geng terjadi dan menyebabkan kematian 119 narapidana bulan lalu.

Minggu (24/10/2021) tujuh mayat ditemukan di penjara Penitenciaria del Litoral, yang terletak di selatan kota Guayaquil, yang telah menjadi penjara paling kejam di Ekuador.

“Tujuh tahanan yang ditemukan tewas pada hari Sabtu ditemukan di sebuah paviliun yang digunakan untuk kunjungan suami-istri,” kata otoritas SNAI dalam pesan Twitter tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sementara itu, SNAI juga sedang menyelidiki kematian empat tahanan lainnya di penjara selama Oktober ini.

“SNAI akan bekerja sama dengan polisi dan jaksa saat menyelidiki kematian para narapidana,” katanya.

Pada Senin (18/10) Presiden Ekuador, Guillermo Lasso, mengumumkan keadaan darurat di Ekuador imbas kerusuhan penjara bulan lalu. Pemerintah akan meningkatkan kontrol di dalam penjara dan mengerahkan anggota militer untuk untuk membantu mengendalikan penjara di seluruh negeri.

Para pejabat mengatakan geng penjara memiliki aliansi dengan kelompok kriminal transnasional dan saling berselisih untuk menguasai rute perdagangan narkoba.

“Sejak awal bulan polisi Ekuador telah mengendalikan kekerasan di Penitenciaria del Litoral,” katanya, seraya menambahkan bahwa penjara lain juga dikendalikan.

Dalam beberapa bulan terakhir, kekerasan telah meningkat di Ekuador. Pemerintah menyatakan bahwa antara Januari hingga Oktober 2021, Ekuador mencatat hampir 1.900 kasus pembunuhan. Angka tersebut naik dibandingkan 1.400 kasus pembunuhan sepanjang tahun 2020 lalu.

Keadaan darurat yang diberlakukan selama 60 hari ini memungkinkan pemerintah untuk memobilisasi 3.600 tentara dan polisi untuk berpatroli di 65 penjara di seluruh negara. Lasso mengatakan bahwa polisi juga akan berpatroli di jalan-jalan.