by

6 Strategi yang Diungkapkan Ganip untuk Mencegah Gelombang Ketiga Covid-19

Inionline.id – Diprediksi oleh Banyak ahli kesehatan dan epidemiolog pada akhir tahun 2021 berpotensi gelombang ketiga pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia. Karena ada dua momentum besar, yakni Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Dalam upaya mengantisipasi itu, Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan pemerintah sudah menyiapkan langkan melalui beberapa strategi antisipasi agar tidak terulang lagi adanya gelombang baru.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Ganip Warsito menyatakan ada enam strategi yang disiapkan guna menghadapi potensi terjadinya gelombang ketiga itu.

Pertama, memastikan pelonggaran aktivitas diikuti pengendalian lapangan yang ketat, yang dimaksudkan agar masyarakat tidak menyikapi penurunan level PPKM dengan euforia yang berlebihan.

“Kedua, meningkatkan laju vaksinasi untuk kelompok lanjut usia (lansia), khususnya di wilayah aglomerasi dan pusat pertumbuhan ekonomi,” kata Ganip, dikutip dari Antara.

Ketiga, mendorong percepatan vaksinasi anak agar imunitas anak sudah terbentuk ketika musim libur tiba.

Keempat, menertibkan mobilitas pelaku perjalanan internasional dengan aturan protokol kesehatan yang ketat, terutama ke Bali.

Kelima, memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi kegiatan dan mengedukasi warga, terutama tentang rincian protokol kesehatan yang harus dijalankan.

Lalu, keenam, terus meningkatkan kampanye protokol kesehatan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

Potensi ancaman gelombang ketiga pandemi COVID-19 sudah diperingatkan para ahli kesehatan dengan rujukan peristiwa sebelumnnya, yakni gelombang satu dan dua.

Semua sepakat bahwa kewaspadaan tetap harus dijadikan rujukan, yakni disiplin protokol kesehatan menjadi keniscayaan yang tidak boleh dikendorkan.