by

Kemensos Menyiapkan Rp138 M untuk Bansos Yatim Piatu

Inionline.id – Kementerian Sosial menyiapkan dana Rp138 miliar untuk bantuan sosial (bansos) kepada anak-anak yatim piatu yang kehilangan orang tua selama pandemi virus corona (Covid-19).

Sebanyak 172 ribu anak yatim piatu yang sudah terdata Kemensos akan mendapatkan bansos tersebut.

“Jumlah anaknya 170 ribu untuk tahun ini, anggaran Rp138 miliar yang disediakan. Harapannya Rp138 miliar itu bisa meng-cover 170 ribu anak yatim piatu di Indonesia,” kata Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat saat ditemui di Balai Karya Mulya Jaya, Jakarta Timur, Kamis (9/9).

Ia menyampaikan sebanyak 3.500 anak yatim piatu dari total keseluruhan data tersebut telah mendapat bansos pada bulan ini. Harry menyebut pencairan bansos yatim piatu di bulan September masih berjalan.

Ia menyampaikan sebanyak 3.500 anak yatim piatu dari total keseluruhan data tersebut telah mendapat bansos pada bulan ini. Harry menyebut pencairan bansos yatim piatu di bulan September masih berjalan.

Besaran bansos yatim piatu yang diberikan Rp200 ribu untuk anak yang sudah sekolah dan Rp300 ribu untuk anak yang belum sekolah. Bansos dicairkan langsung melalui rekening Bank Himpunan Negara Indonesia (Himbara) yang bisa diambil langsung di mesin ATM.

“Jadi kami buatkan kartu ATM yang sebelumnya kami sudah verifikasi dan validasi, langsung diambil di ATM,” kata Harry.

Harry mengatakan Kemensos masih melakukan pendataan anak yatim, piatu, dan yatim piatu akibat Covid-19. Sementara ini, data 170 ribu anak yatim piatu tersebut merupakan hasil perhitungan per 31 Agustus.

“Karena kita ini berpacu dengan waktu dalam keadaan sulit maka data yang dikirim bupati, wali kota, langsung kami asesmen untuk pembukaan rekening penerima bansos yatim piatu, tapi pendataan masih berlangsung,” kata Harry.

Sebelumnya Kemensos telah mencatat sebanyak 4 juta anak yatim piatu yang akan mendapat bansos. Keseluruhan anak yatim piatu dalam data tersebut akan mendapat bansos yatim piatu pada 2022. Kemensos juga telah menyiapkan anggaran senilai Rp11,3 triliun.