by

Hari Pertama, 500 Pelajar Mengkuti PTM Terbatas di Kabupaten Tangerang

Inionline.id – Sebanyak 500 pelajar SMP di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas. Masa uji coba ini bakal berlangsung hingga 18 September 2021.

“Kami evaluasi terus sejauh mana sekolah menerapkan protokol kesehatan dalam pembelajaran di tengah pandemi covid-19,” kata Sekda Kabupaten Tangerang, Rasyid, saat meninjau simulasi PTM di SMPN 1 Sepatan, Tangerang, Senin, 13 September 2021.

Ia menyebut pada pelaksanaan uji coba PTM di SMPN 1 Sepatan kondisinya berjalan baik dengan menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari pengukuran suhu tubuh, adanya marka jarak, hingga tersedianya tempat pencucian tangan bagi siswa-siswinya.

Selama pelaksanaan uji coba PTM tersebut, guru dan para pelajar juga diwajibkan menggunakan masker serta harus sudah mendapatkan sertifikat vaksinasi covid-19 dosis pertama.

“Yang mengikuti PTM harus sudah mendapatkan vaksinasi minimal dosis pertama yang bisa dilakukan di puskesmas, di sekolah dan sentra vaksinasi, sehingga pendidikan berjalan dengan baik, kesehatan bisa terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Sepatan Bibing Sudarman menambahkan bahwa pelaksanaan PTM pada hari pertama diikuti 500 siswa dan siswi atau 50 persen dari total keseluruhan 1.146 pelajar di sekolah itu.

“Dari 1.146 siswa, sekitar 500 siswa atau sekitar 50 persen masuk pada hari pertama uji coba PTM,” ujarnya.

Ia menjelaskan, siswa yang hadir pada uji coba PTM  dibagi menjadi dua kelompok. Mulai dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB.

Kemudian, dilanjutkan pukul 10.45 WIB sampai dengan pukul 12.45 WIB setiap harinya. Mereka bergantian masuk dan mengikuti jadwal mata pelajaran.

“Setiap harinya hanya dua jam pembelajaran dalam uji coba PTM, siswa terus mengikuti pembelajaran dan setelah itu langsung pulang ke rumah,” kata dia.