by

Presiden Ashraf Gani Klaim Tinggalkan Afghanistan untuk Mencegah Pertumpahan Darah

Inionline.id – Presiden Afghanistan Ashraf Ghani akhirnya angkat suara mengenai keputusannya untuk meninggalkan Ibu Kota Kabul. Ghani menyebut kepergiannya itu untuk mencegah terjadinya pertumpahan darah.

“Mencegah banjir pertumpahan darah,” kata Ghani, Senin (16/8/2021).

Ghani tidak menjelaskan ke mana dia pergi. Dia menambahkan bahwa dia percaya “Patriot yang tak terhitung jumlahnya akan menjadi martir dan kota Kabul akan hancur” jika dia tetap tinggal.

“Taliban telah menang dan sekarang bertanggung jawab atas kehormatan, properti dan kelestarian warga negara mereka,” kata Ghani dalam sebuah pernyataan yang diposting di Facebook.

“Mereka sekarang menghadapi ujian sejarah baru. Entah mereka akan mempertahankan nama dan kehormatan Afghanistan atau mereka akan memprioritaskan tempat dan jaringan lain,” tambahnya.

Ghani tidak mengatakan ke mana dia pergi. Akan tetapi media terkemuka Afghanistan, Tolo News, mengatakan dia pergi ke Tajikistan.

Abdullah Abdullah, yang mengepalai proses perdamaian, sebelumnya menuduh Ghani “membiarkan rakyat dalam situasi ini,”.