by

Kesembuhan COVID-19 Mencapai 91%, Pemerintah Angkat Topi untuk Nakes

Inionline.id – Angka kesembuhan COVID-19 di Indonesia sampai dengan akhir Agustus 2021 telah mencapai 91 persen. Terkait hal ini, pemerintah mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan dalam penanganan pasien COVID-19.

Sampai dengan Sabtu (28/8), jumlah orang yang sembuh dari COVID-19 sudah lebih dari 3,7 juta orang. Persentase angka kesembuhan COVID-19 di RI yang sudah mencapai 91 persen, kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, telah melampaui rata-rata kesembuhan dunia sebesar 89,5 persen.

“Kita semua harus bersyukur, perkembangan penanganan pandemi COVID-19 secara nasional menunjukkan hasil yang baik. Angka kesembuhan 91% ini cukup tinggi,” ungkap Johnny dikutip dari situs resmi satgascovid19.go.id, Senin (30/8/2021).

Johnny menyampaikan perbaikan kondisi penanganan pandemi COVID-19 bergantung pada andil besar para tenaga kesehatan. Ia mengulas banyak dari mereka berpulang dalam pengabdiannya menangani COVID-19. Hingga 3 Agustus 2021, menurut IDI, 640 orang dokter meninggal akibat COVID-19.

Tidak hanya para dokter, Indonesia juga kehilangan banyak tenaga kesehatan lain akibat virus ini, misalnya para perawat dan petugas di rumah sakit atau pusat isolasi. Untuk memberikan proteksi tambahan bagi para nakes, Johnny menyatakan pemerintah memprioritaskan mereka dalam hal pemberian vaksin booster.

“Tingginya tingkat kesembuhan pasien ini tak lepas dari perjuangan para pahlawan kita, para tenaga kesehatan juga relawan yang bekerja keras mengabdikan diri dalam merawat pasien COVID-19. Kita tidak bisa mengabaikan, bahwa tugas mereka di lapangan sangat berisiko menyebabkan dirinya dan orang-orang terdekatnya terpapar virus, bahkan hingga kehilangan nyawa,” papar Johnny.

Johnny menekankan seluruh masyarakat Indonesia mesti menghargai pengorbanan para nakes. Caranya, dengan meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan serta segera divaksin.

“Jasa para pejuang kesehatan di garda terdepan penanganan COVID-19 ini harus kita hargai. Jangan sia-siakan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan ini. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan memberikan perlindungan kesehatan maksimal pada diri kita masing-masing. Ayo kita berupaya memutus mata rantai penularan dan menghindarkan diri dari risiko terkena sakit berat. Caranya, dengan selalu disiplin protokol kesehatan, terutama memakai masker, bekerja sama dengan petugas dalam 3T, juga segera lakukan vaksinasi,” urai Johnny.