by

Mindset Guru Dituntut Berubah Guna Menghidupkan Pembelajaran di Masa Pandemi

Inionline.id – Pandemi covid-19 telah mengubah wajah pendidikan Indonesia. Pola pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang harus dilakukan dinilai telah meredam kebahagiaan dunia pendidikan.

“Tidak terpikirkan sama sekali covid-19 akan merubah ini. Sekolah menjadi sepi, kelas kosong, halaman tanpa anak bermain dan kantor diisi guru yang piket saja,” kata Kepala Sekolah SD Mardi Rahayu 01 Ungaran, Heri Ismanto dalam webinar Pembelajaran Berbasis Proyek, Senin 19 Juli 2021.

Menurut dia kesan muram pendidikan itu harus segera hilang. Oleh karena itu, perlu dilakukan inovasi agar anak-anak dapat belajar dengan menyenangkan meskipun hanya dari rumah.

“Apakah kami menerima kondisi ini dan menerima apa adanya, mau seperti ini atau berbenah, apa yang kami benahi, kami mengubah mindset kami, kami meyakini bahwa kita semua dapat membuat perubahan,” tutur dia.

Heri menyebut guru sepatutnya tidak peduli seberapa besar masalah waktu tersedia dan seberapa kecil anggaran ketika pandemi. “Intinya kami harus berani menerima tantangan revolusi industri 4.0, lalu menerapkan kecakapan hidup abad 21,” tambah Heri.

Keberanian untuk menerapkan filosofi Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara pun harus dilakukan. Contohnya, filosofi siapa saja adalah guru, peserta didik dan di mana saja adalah kelas. “Dari modal itu kami bertransformasi, kami merubah cara kami,” kata dia.

Sejauh ini pembelajaran secara daring di sekolahnya mampu menghasilkan inovasi. Mulai dari podcast hingga animasi.

“Ada podcast, cloud, animasi digital, ini semua kami lakukan agar anak-anak tetap mendapatkan pengetahuan dan keterampilan sosial maupun spiritual,” ujarnya.