by

Rapat Dengan Dinsos Jawa Barat, Iwan Suryawan Minta Jaga Buffer Stock dan Peningkatan Anggaran Tagana

Cimahi, inionline.id – Pimpinan beserta anggota Komisi V DPRD Jawa Barat melakukan rapat kerja bersama Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat di Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Senin (03/05/2021).

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan menyampaikan dua catatan penting kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

“Pertama adalah, buffer stock itu harus stand by, harus tersedia dalam kondisi apapun, jadi ketika ada bencana kita harus siap memberikan support bantuan kepada lokasi bencana,” kata Iwan.

Dirinya pun melontarkan pertanyaan terkait apakah ada atau tidak standard layanan minimum dalam sebuah peristiwa bencana seperti barang apa yang minimal harus ada sehingga kapanpun dibutuhkan barang tersebut siap dan tidak mudah rusak.

“Yang kedua, perkara dengan buffer stock hal berikutnya adalah siapa yang akan mengirimkannya, siapa yang akan menjaganya, disitulah ada satu bidang atau SDM yang dibutuhkan bernama Tagana,” tukas Iwan.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor ini pun mengusulkan, support kepada Tagana harus memenuhi kebutuhan hidup mereka juga.

“Artinya pemerintah provinsi harus menyiapkan anggaran selain operasional juga untuk rasa aman dan nyamannya Tagana dalam menjalankan tugas mereka,” imbuh Iwan.

Sementara ini support anggaran yang diperoleh Tagana baru senilai 250 ribu rupiah yang berasal dari pemerintah pusat. Untuk anggaran Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat baru dihitung ketika ada peristiwa bencana senilai 100 ribu rupiah saja, angka tersebut dinilai Iwan Suryawan masih sangat kurang.

“Artinya ini harus didorong, ibaratnya Tagana harus siap siaga, untuk kalkulasi anggaran nanti Dinas Sosial yang mengetahui, tapi yang jelas menurut saya sangat wajar merek harus mendapat perhatian agar ketika mereka bertugas tidak lagi berpikir apakah perutnya lapar atau tidak, jadi ketika turun kelapangan kondisi mereka sudah siap,” pungkas Iwan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dodo Suhendar turut berkomentar terkait perhatian Komisi V DPRD Jawa Barat terhadap Tagana.

“Dan SDM kebencanaan yakni Taruna Siaga Bencana atau TAGANA selalu siap waspada. Jumlahnya ada 1580 orang. Juga peran serta masyarakat berupa Kampung Siaga Bencana sebanyak 114 lokasi juga siap siaga sehingga jika ada bencana maka dampaknya bisa diminimalisir,” tutup Dodo.