by

Hujan Lebat-Angin Kencang di Sleman Merobohkan Atap Rumah hingga Baliho

Sleman, Inionline.id  Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah fasilitas umum dan bangunan di Sleman. Baliho, rumah, hingga gereja dilaporkan terkena dampak kerusakan.

Salah satu titik dampak angin kencang yakni di Jalan Gejayan, Depok, Sleman. Sebuah baliho roboh dan menutup setengah akses jalan. Salah seorang saksi mata, Subardi, mengatakan kejadian baliho roboh itu tak sampai mengakibatkan korban.

“Tadi kejadian sekitar pukul 14.30 WIB ketika hujan angin itu,” kata Subardi ditemui di lokasi, Minggu (4/4/2021).

Subardi menyebut saat peristiwa itu terjadi ada kendaraan yang melintas. Beruntung baliho yang berukuran besar itu tak sampai menimpa pengguna jalan.

“Waktu roboh itu masih ada kendaraan yang lewat tapi tidak ada korban. Tidak menimpa mobil juga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan menyebut dampak cuaca ekstrem hari ini ini melanda 5 Kapanewon.

“Yang terdampak di Kapanewon Depok, Ngaglik, Gamping, Prambanan, dan Minggir,” kata Makwan melalui pesan singkat hari ini.

Makwan merinci dampak kerusakan di Kapanewon Depok meliputi atap rumah roboh karena angin kencang di Caturtunggal, lalu pohon tumbang melintang di jalan di area Maguwoharjo. Kemudian beberapa titik baliho roboh di sekitar Gejayan, pohon tumbang menimpa jaringan listrik dan di Kompleks Lanud Adisucipto ada 20 pohon tumbang.

“Sementara di Kapanewon Ngaglik pohon Tumbang menimpa gardu di area parkir Gereja Santo Petrus dan Paulus. Sudah terkondisi,” katanya.

Di Kapanewon Gamping pohon tumbang menimpa rumah warga. Sementara di Prambanan ada pohon tumbang menimpa rumah dan jaringan listrik.

Terakhir di Kapanewon Minggir terdapat pohon tumbang melintang dijalan. “Sebagian sudah terkondisi dan sebagian masih proses,” pungkasnya.