by

Asep Arwin Kotsara Singgung Banyak Aset Terbengkalai Milik PT Jaswita

Bandung, Inionline.id – Peresmian kawasan agrowisata Cianjur di Desa Cipendawa di Kecamatan Pacet, Selasa (27/4/2021) kemarin oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendapat tanggapan dari anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Asep Arwin Kotsara.

Menurut legislator asal daerah pemilihan Kota Depok-Bekasi tersebut, Pemprov Jabar yang memiliki BUMD khusus mengelola pariwisata yaitu PT Jaswita justru memiliki banyak aset terbengkalai di Jawa Barat.

“Core bisnis PT Jaswita itu sebenarnya diwisata, asetnya juga cukup banyak di Jawa Barat, cuma realisasi PT Jaswita itu banyak yang tidak di core bisnisnya, kami Komisi III DPRD Jabar kemarin juga ke Cianjur meninjau aset PT Jaswita, pekerjaannya membangun wisata sudah lama sekali dan hasilnya gagal,” ungkap Asep, Kamis (29/04/2021).

Kemudian, setelah mengalami kegagalan, PT Jaswita justru membangun ruko-ruko didepan lahan milik mereka dan bagian belakang ruko tersebut akan dibangun suatu perumahan.

“Sistem kerjasamanya pun tidak langsung dengan PT Jaswita, mereka memakai pihak kedua yang dipercaya mengelola kawasan tersebut atau Hak Guna Usaha (HGU) yang akan berakhir di 2022,” tukas Asep.

Lebih lanjut, PT Jaswita menyampaikan kepada Komisi III DPRD Jabar setelah selesai kerjasama HGU dengan pihak kedua tersebut, mereka akan membangun kawasan wisata anak di daerah tersebut.

“Komisi III sendiri menilai, ini kalau menjadi tempat rekreasi anak, dari Jakarta terlalu jauh kearah Cianjur, rata-rata kalau orang Jakarta itu Puncak Pass kebawah, apalagi kalau hari libur macet,” tutur Asep.

Dirinya pun menyimpulkan, selain aset yang di Cianjur, masih banyak lagi aset PT Jaswita yang dikatakan statusnya terbengkalai.