by

Minus Proteksi Kebakaran, Sampoerna Academy Sentul Bogor Gagal Dapat Rekomendasi SLF Damkar

Bogor, Inionline.id – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor melakukan evaluasi pengecekan tahunan ke sekolah Sampoerna Academy, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (29/03/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Damkar Kabupaten Bogor dipimpin oleh Dedi Rohana selaku Kepala Bidang Data Informasi dan Pengawasan Sistem Proteksi Kebakaran (Bidang Datin & PSPK) bersama tim inspeksinya.

Pengecekan mesin pompa hydran Sampoerna Academy Sentul Bogor oleh Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Senin (29/03/2021).

Item-item yang dicek adalah kecakapan hydran, Apar, smoke detector, mesin pompa air, dan peralatan pemadam kebakaran yang dimiliki oleh Sampoerna Academy.

Dinas Damkar berhasil menemukan beberapa catatan minor yaitu, kemampuan semburan pompa air yang tidak mencapai 7,5 bar yang merupakan angka standard keamanan gedung dua lantai.

Pengecekan kelayakan tabung Apar Sampoerna Academy Sentul oleh Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Senin (29/03/2021).

“Semburan hydrannya kecil sekali, kalau menurut pantauan kami, mencapai angka 5 bar saja tidak, ini menjadi catatan,” ungkap Dedi Rohana.

Selain itu, Apar yang dimiliki oleh Sampoerna Academy hingga berita ini diturunkan telah memasuki masa expired dan memungkinkan tidak bisa digunakan secara maksimal.

Inspeksi lemari APD Sampoerna Academy Sentul oleh Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Senin (29/03/2021).

Kemudian didalam lemari APD Sampoerna Academy, Dinas Damkar pun tidak menemukan fire blanket yang mudah digunakan untuk memadamkan kebakaran pada tahap awal.

Dengan beberapa temuan ini, Dedi Rohana pun memastikan untuk sementara rekomendasi Sertifikat Laik Fungsi (SLF) terkait standard pemadaman kebakaran bagi Sampoerna Academy Sentul Bogor tidak akan dikeluarkan terlebih dahulu.

“Tujuan kami adalah memastikan alat proteksi kebakaran yang ada di Sampoerna ini harus berfungsi, dimana nanti pada saat kejadian maka alat tersebut masih bisa digunakan,” tutur Dedi.

Pengecekan smoke detector Sampoerna Academy oleh Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Senin (29/03/2021).

Lanjut, “untuk pengetesan hydran ada kendala dipompa, dimana pompa tersebut membantu penekanan air yang kita lihat tadi itu nozzle tidak bekerja secara sempurna, karena air yang keluar dari nozzle tersebut masih kurang memancarkan secara maksimal, diluar itu ada titik terdekat dan titik terjauh tadi kita sudah tes titik terdekat air belum maksimal karena ada kendala dari pompa, nanti kita evaluasi kembali apakah di pompa tersebut atau memang ada masalah di nozzlenya,” papar Dedi.

Muhammad Abdul Halim selaku Supervisor Operational Sampoerna Academy Sentul mengapresiasi evaluasi tahunan Dinas Damkar Kabupaten Bogor dimana keselamatan gedung Sampoerna Academy menjadi hal yang sangat penting.

“Jadi terima kasih kehadirannya, tadi juga ada input dari tim Damkar dan itu bisa kita aplikasikan kedepannya, untuk hydran saat ini sedang kita upayakan untuk beroperasi seperti biasanya lagi, saat ini tim engineering kita sedang berupaya mudah-mudahan setelah dicek itu bisa bagus lagi,” tutup Halim.