by

M Ichsan Sentil Ridwan Kamil Terkait Program Petani Millenial

Bogor, Inionline.id – Anggota DPRD Jawa Barat, Mochamad Ichsan Maoluddin menyayangkan cara komunikasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait sosialisasi program petani millenial untuk wilayah Jawa Barat.

Hal ini terungkap ketika Ichsan menggelar reses di Desa Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Rabu (10/03/2021).

Pasalnya, terdapat satu aspirasi masyarakat agar program petani millenial tersebut bisa masuk ke wilayah Bojongkoneng.

Menyikapi aspirasi tersebut, Ichsan memastikan dirinya bersama DPRD Jawa Barat mengapresiasi program tersebut karena dianggap Ridwan Kamil memiliki niatan untuk mengisi kekosongan kaum millenial yang dilibatkan dalam bidang pertanian.

“Kemudahannya itu bisa diakses oleh para millenials, nanti disekolahkan di sekolah tani, kemudian diberikan lahan untuk dikelola, dan hasil panennya akan dibeli oleh pemerintah,” ujar Ichsan.

Namun disatu sisi, ketika dirinya menanyakan kepada rekan-rekan anggota DPRD Jabar di komisi II yang bermitra dengan bidang pertanian, ternyata belum ada info dari Gubernur Jabar kepada komisi II DPRD Jawa Barat.

“Jadi ini memang porgram gubernur lagi, kita tidak berusaha menghalang-halangi, cuma akan lebih elok kalau ini sama-sama dikuatkan di DPRD Jabar bersama komisi II,” tegas Ichsan.

Politisi PKS ini menambahkan, justru masyarakat sudah jauh lebih mengetahui program petani millenial ini melalui jalur khusus di sosial media.

“Beliau ini, ada satu kekurangannya yaitu didalam pola komunikasi yang belum dibangun secara baik, kenapa perlu komunikator lain, dia tidak bisa langsung mengarahkan ke dinas-dinas, diakan punya tim aksklerasi Jabar. Berarti seolah-olah ini pak Gubernur tidak bisa langsung memimpin komunikasi yang baik dengan OPDnya,” kata Ichsan.

Lebih lanjut, saat DPRD Jabar mengkonfirmasi ke masing-masing OPD, secara mengejutkan OPD tersebut justru mengembalikan semua informasi bahwa ternyata program itu adalah murni dari Ridwan Kamil dan sifatnya para OPD ini hanya menjalankan saja.

Ichsan menilai hal tersebut justru kurang bagus, dirinya membandingkan kepemimpinan Ridwan Kamil dengan Achmad Heryawan dimana kala itu Aher sapaan akrab Achmad Heryawan langsung berkoordinasi dengan para OPD.

“Sekarang itu ada ranah timnya lagi, jadi pak Emil punya gagasan, kasih ke tim, baru sosialisasi ke OPD. Apalagi dengan kita DPRD, padahal saya sering katakan, kita ini bangunannya sama hanya kamarnya saja yang berbeda, biar bangunan itu elok dari luar, unsur penguatannya harus bersama-sama,” imbuh Ichsan.

Legislator asal Kabupaten Bogor itu pun berpesan kepada Ridwan Kamil agar jika mengeluarkan sebuah program baru jangan ada rasa ketakutan bahwa programnya akan disomasi.

“Kalau memang untuk pembangunan Jawa Barat, kita support,” tutup Ichsan.