by

Asep Arwin Kostara menggelar Reses Berasama Mahasiswa Bekasi

Inionline.id – Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKS, Asep Arwin Kostara menggelar reses bersama mahasiswa dan para pemuda, dalam pertemuan ini menyampaikan tentang optimalisasi intelektual muda guna mencetak konseptor kejayaan indonesia dan menjelakan fungsi, tugas tugas anggota dewan dan prodak-prodak yang sudah di buat, Jumat (19/03/2021).

Fungsi dari anggota dewan adalah membuat suatu undang-undang, peraturan daerah bersama gubernur dan eksekutif, dan mempunyai fungsi anggaran bersama eskekutif yang menentukan elemen anggaran. Fungsi pengawasan itu juga salah satu dari fungsi dari anggota dewan, termasuk anggaran yang di pakai oleh eksekutif.

“Pertemuan ini di harapkan agar pemuda mempunyai pemikiran karena mereka akan menjadi agen-agen perubahan untuk bangsa ini khususnya di Jawa Barat” Ujar Asep.

Provinsi Jawa Barat awalnya memiliki rangking paling bawah sekarang menduduki rangking ke 20, menurut asep urutan itu masih kurang bagus, jadi artinya dengan dana sebesar itu Pemprov Jawa Barat menambah presentase pembinaan pemuda dan menambah anggaran untuk pemuda tersebut.

Berikut 5 penilaian IPP yang di sampaikan Asep Arwin Kostara:

Pendidikan

Walaupun di Jawa Barat memiliki sekolah terbaik seperti ITB, Unpad dan lain lain, namun secara general pendidikan Jawa Barat ini tergolong buruk, jadi para pemuda itu belum menerima pendidikan sebagai mestinya.

Kesehatan dan Kesejahteraan

Kesehatan dan Kesejahteraan di Jawa Barat juga termasuk kurang baik, oleh karena itu harus lebih di perhatikan, terutama kesehatan dan kesejahteraan pemuda.

Lapangan dan Kesempatan kerja

Ini sangat berkaitan erat dengan poin ke dua, jika kita memiliki kesempatan dan lapangan kerja kesejahteraan para pemuda akan di dapatkan

Partisipasi dan kepemimpinan

Ini pun belum merata di Jawa Barat, bagaimana para pemuda itu di berikan kesempatan berpartisipasi dalam pemerintahan diharapkan juga pemerintah tersebut memeberi slot kepada para pemuda untuk Process Learning untuk menjadi seorang pemimpin.

Gender dan Diskriminasi

Masih terilhat jelas gap dan diskriminasi masih terlihat jelas di Jawa Barat.

Lima poin tersebut yang di nilai oleh Bapenas index IPP, 5 kriteria tersebut ada penilaian skala internasional, karena indonesia di ASEAN tidak terlalu bagus.

Asep berharap Pemprov Jawa Barat kedepan memberikan kesempatan para pemuda dengan meningkatkan jumlah anggaran dan IPP tersebut lebih bagus dari tahun-tahun sebelumnya.

Ridwan Kamil mempunyai program Jabar Masagi dan sangat berkorelasi dengan IPP.

Asep menyampaikan kepada para pemuda tersebut bagaimana kondisi negara ini sedang benar-benar kehilangan figur tokoh, yang secara akhlak dan karakter tidak mencontohkan sebagai pemimpin dan Asep berharap keberhasilan para pemuda ini menuntukan masa depan bangsa.