by

Akibat Pergerakan Tanah 20 Warga Buanamekar Ciamis Mengungsi

Ciamis, Inionline.id – Pergerakan tanah melanda Desa Buanamekar, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis setelah hujan mengguyur wilayah ini hampir setiap hari. Retakan ini berpotensi tanah longsor dan mengancam 6 rumah warga.

Pemerintah desa setempat langsung bergerak cepat dengan mengevakuasi keluarga di 6 rumah. Sementara warga 20 jiwa mengungsi di rumah kerabat saudaranya masing-masing.

Kepala Desa Buanamekar Ade Dilaga membenarkan retakan tanah itu, panjangnya 70 meter pada tebing. Sebagian tanah juga telah longsor dan menimbun kolam warga. Retakan tanah mulai terlihat pada Senin (22/3/2021) sore saat hujan deras.

“Ada potensi longsor dan diprediksi akan menimbun 6 rumah di bawahnya. Jadi kami ungsikan penghuni 6 rumah ke rumah saudaranya masing-masing. Sebetulnya kami juga menyiapkan tempat pengungsian tapi mereka memilih ke rumah saudaranya,” ujar Ade melalui sambungan telepon.

Menurut Ade, retakan tanah pada tebing itu terjadi di beberapa titik. Namun yang paling rawan adalah adanya rumah tepat di bawah tebing itu.

Guna mengantisipasi bencana tanah longsor akibat retakan tanah, masyarakat dan pemerintah desa pun mendirikan posko siaga bencana. Warga melakukan ronda malam memantau retakan tanah itu, diperkirakan terus membesar karena curah hujan masih tinggi.

Wilayah ini termasuk rawan bencana longsor karena berada pada daerah perbukitan. Untuk itu, pemerintah desa meminta warga untuk selalu waspada dan segera mengungsi bila terlihat ada potensi tebing longsor.