by

PBB Meminta Negara Arab Bertindak Atasi Kelaparan di Yaman

Inionline.id – PBB mendesak negara-negara teluk untuk mencegah terjadinya kelaparan di Yaman. Kepala Bantuan PBB, Mark Lowcock mendorong untuk mengumpulkan dana sebanyak $ 3,85 miliar.

Jumat (26/2/2021), Lowcock mengatakan krisis kelaparan yang terjadi di Yaman itu karena “ulah manusia”. Karenanya, dia meminta kepada negara-negara Arab untuk turut mencegah kelaparan yang ada di Yaman.

PBB menyebut, Yaman saat ini merupakan negara dengan tingkat krisis terbesar di dunia. Di mana 80 persen warga Yaman tak memiliki uang.

“Kita akan lihat ada kelaparan terburuk terjadi di dunia selama beberapa dekade,” kata Lowcock dalam sebuah acara virtual pada Senin lalu.

Lowcock mengatakan PBB pada 2018 dan 2019 mengajak kepada negara-negara Arab untuk memberikan bantuan. Saat itu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Kuwait memberikan donasi untuk krisis kelaparan di Yaman.

Pada 2018 dan 2019, Perserikatan Bangsa-Bangsa mencegah kelaparan di Yaman karena permohonan bantuan yang didanai dengan baik, termasuk sumbangan besar dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Kuwait, kata Lowcock.

Pada 2020 lalu, PBB menerima setengah dari $ 3,4 miliar dolar dari yang dibutuhkan. Menurut Lowcock, dana sumbangan yang terkumpul itu merupakan kontribusi kecil dari negara-negara teluk.

“Pesan saya benar-benar untuk negara-negara Teluk. Apakah Anda memiliki peran yang sangat penting untuk dimainkan di sini, apa yang Anda lakukan pada 2018 dan 2019 menyelamatkan banyak nyawa, terus terang, dan memungkinkan kami untuk menghindari kehancuran total dan tragedi yang benar-benar terjadi. proporsi bersejarah. Sekarang kembali ke ujung pisau,” kata Lowcock.