by

Ketua Fraksi PAN DPRD Jabar Nilai Pembangunan Alun-Alun di Jawa Barat Gunakan Dana PEN Tidak Tepat

Bogor, Inionline.Id – Penggunaan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Jawa Barat yang kebanyakan digunakan untuk membangun alun-alun kota/kabupaten terus menuai kritikan.

Setelah dikritik oleh anggota komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang dan Sekretaris Komisi II DPRD Jawa Barat, Yunandar R Eka Prawira, kali ini kritikan datang dari Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Barat, Supono.

Menurut legislator asal Kabupaten Bogor tersebut penggunaan dana PEN untuk pembangunan alun-alun adalah tidak tepat.

“PEN itu untuk penanggulangan darurat suasana Covid ini yaitu pemulihan ekonomi dan urusan kesehatan yang juga tidak tertangani oleh anggaran reguler, di provinsi Jawa Barat juga seperti itu,” ujar Supono, Senin (08/02/2021).

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan politisi PAN ini adalah alun-alun Cirimekar yang ada di Kabupaten Bogor dimana dana sebesar 10,7 miliar rupiah dari total 64,4 miliar rupiah yang diterima Pemerintah Kabupaten Bogor dari program dana PEN Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat, akan digunakan untuk pembangunan alun-alun.

“PEN bukan untuk itu, tetap peruntukan dasarnya dana PEN itu untuk pemulihan ekonomi dan membantu mengatasi Covid-19 ini,” pungkas Supono.