by

Iwan Suryawan Sidak Rumah Sakit Lapangan Covid-19 di Kota Bogor

Bogor, Inionline.id – Anggota komisi V DPRD provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit lapangan Covid-19 yang berlokasi di GOR Padjajaran, Kota Bogor, Senin (11/01/2021).

Menurut Iwan, progres kesiapan rumah sakit tersebut telah mencapai 80% dan masih terdapat beberapa kekurangan sekitar 20% lagi hingga dinyatakan layak digunakan.

“Ditengah meningkatnya kasus Covid-19 ini, kami memberikan apresiasi kepada pemerintah Kota Bogor melalui RSUD yang telah menyiapkan tempat perawatan di luar rumah sakit dan menurut kami ini adalah langkah yang strategis,” ujar Iwan.

Selain itu mantan wakil ketua DPRD Kota Bogor itu pun memberikan saran kepada pemerintah Kota Bogor agar menyiapkan tempat perawatan tambahan yang lokasinya mudah dijangkau masyarakat serta kesiapan SDM kesehatan yang memenuhi standard.

“Tidak hanya ruang ini dan fasilitasnya tetapi tentunya diperlukan SDM yang siap menangani pasien Covid, dan mudah-mudahan saat waktunya nanti rumah sakit lapangan darurat ini sudah siap untuk bisa melayani pasien,” tutur Iwan.

Iwan Suryawan berkoordinasi dengan berbagai pihak yang menangani RS lapangan Covid-19 Kota Bogor untuk memastikan kesiapan rumah sakit tersebut pada Senin (11/01/2021).

Lebih lanjut, politisi PKS ini pun berharap agar ada sosialisasi terkait untuk beberapa tingkatan kasus Covid-19 ada yang tidak perlu sampai dirawat di rumah sakit.

“Harapannya ini untuk menurunkan kasus atau mempercepat penanganan kasus yang ada, jadi disatu sisi kita ingin melokalisir yang positif masuk dulu, kemudian penanganan lebih cepat, disisi lain juga penanganan kasus Covid jangan sampai ketingkat yang lebih parah lagi kedepannya,” pungkas Iwan.

Kemudian kepala rumah sakit lapangan Covid-19 Kota Bogor, dr. Yeti Haryati, SpPD FINASIN mengatakan bahwa dirinya menerima SK pada 23 Desember 2020 dan telah berjalan selama 3 pekan dan memastikan kesiapan fisik bangunan telah mencapai 85% dengan rencana simulasi onside tanggal 15 Januari 2021 dan tanggal 18 Januari 2021 rencananya akan diresmikan oleh kepala BNPB pusat, Doni Monardo.

“Tersedia 2 lantai, lantai 2 untuk perempuan dan lantai 3 untuk pasien laki-laki, masing-masing dengan kapasitas 28 tempat tidur, total 56, ditambah extra bed untuk ditenda seandainya terjadi outbreak 2 tenda sehingga total 76 tempat tidur,” terang dr. Yeti.

Dirinya pun berterima kasih atas tinjauan dari Iwan Suryawan selaku anggota DPRD Jawa Barat dan berharap agar support moril dari Iwan Suryawan yang mengakui bahwa keberadaan rumah sakit lapangan darurat ini sangat berguna untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bogor.