by

Ditarget Naik Kelas, Pertamina Jaring Mitra Binaan Ikuti Seleksi UMKM Academy

Jakarta, Inionline.id – PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan akan memacu jumlah UMKM mitra binaannya yang naik kelas. Hingga triwulan III bulan September 2020 ini, terdapat 610 mitra binaan naik kelas. Jumlah itu akan ditambah secara signifikan melalui program UMKM Academy yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 November hingga 15 Desember 2020 nanti.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, sebelum dinyatakan layak mengikuti program UMKM Academy, terlebih dahulu akan dilakukan kurasi dan verifikasi pada para mitra binaan (MB). Kurasi dilakukan untuk MB dengan masa pinjaman minimal 1 tahun dengan kolektibilitas lancar. Setelah itu terpilih 500 MB dan diverifikasi berdasarkan kemauan ikut serta program, kondisi usaha, dan penggunaan teknologi guna menunjang usaha.

Menurut Fajriyah, dari sisi kondisi usaha, tim kurator akan melihat perkembangan usaha tersebut dari beberapa tahun terakhir. Ditinjau dari stabilitas produksi dan hasil penjualan yang minimal stabil atau terus meningkat. “Sedangkan untuk penggunaan teknologi, para mitra binaan peserta UMKM Academy nantinya diharapkan sudah melek digital untuk mempermudah pembinaan hingga naik kelas,” katanya.

Setelah terverifikasi, para mitra binaan akan dikelompokkan berdasarkan kelas hasil verifikasi. Yakni Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Hingga Rabu (4/11), hasil kurasi menunjukkan sudah ada 6 dari target 75 MB yang masuk kelas Go Modern. Kemudian terdapat 74 dari target 150 MB masuk kelas Go Digital. Lalu 39 dari target 125 MB masuk kelas Go Online dan 166 dari target 100 MB yang masuk kelas Go Global.

“Jumlah UMKM mitra binaan Go Global melebihi dari target awal kami. Ini membuktikan bahwa banyak mitra binaan yang sudah siap untuk memasarkan produknya hingga mancanegara. Selanjutnya untuk memenuhi target kelas yang lain, maka beberapa UMKM di kelompok Go Global akan dimasukkan dalam kelompok Go Digital dan Go Online,” jelas Fajriyah.

Jumlah tersebut masih fluktuatif dan terus bertambah hingga sebelum pelaksanaan kick of program UMKM Academy pada tanggal 10 November 2020 nanti.

Sejumlah keuntungan akan didapatkan para mitra binaan peserta UMKM Academy ini. Diantaranya yaitu peningkatan jangkauan pasar produk mitra binaan. Peningkatan pengetahuan mitra binaan dalam melakukan pemasaran secara digital. Dan menambah kesiapan mitra binaan Pertamina agar adaptif terhadap teknologi. Serta adanya standarisasi produk, pelatihan pengelolaan branding, serta penggunaan teknlogi tepat guna.

Dengan naik kelasnya UMKM, maka diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan penyediaan lapangan pekerjaan ”Ini sebagai implementasi Goal 8 Sustainable Development Goals (SDGs). Diharapkan dapat membantu masyarakat mendapat pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Fajriyah.