by

Kemendikbud Diminta Pastikan Sekolah yang akan Dibuka Nihil Kasus Corona

Inionline.id – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Pendidikan, Retno Listyarti meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengkaji matang wacana pembukaan sekolah. Kemendikbud diminta lebih dulu memetakan sebaran covid-19 di setiap sekolah yang bakal dibuka.

“Kemendikbud petakan, selain kewenangan di Gugus Tugas, apakah sudah zero kasus. Pastikan zero kasus. Kalau tidak zero kasus berpotensi klaster baru, ini berbahaya,” kata Retno dalam Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu, 27 Mei 2020.

Retno juga menyarankan Kemendikbud, Kementerian Agama, dan Dinas Pendidikan melakukan pemetaan kesiapan sekolah untuk melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, penting juga untuk berdiskusi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan juga pakar-pakar.

“Harus mengajak bicara Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) KPAI di daerah, itu penting,” terangnya.

Langkah untuk membuka kembali kelas tatap muka diminta dilakukan dengan hati-hati. Keselamatan anak didik harus tetap menjadi prioritas.

“Ini menyangkut keselamatan guru dan terutama keselamatan jutaan anak-anak Indonesia yang menjadi peserta didik dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai SMA/sederajat,” kata Retno.

Berdasarkan data KPAI, kata dia, sekolah yang ada di Indonesia belum siap untuk kembali membuka kelas tatap muka. Hanya kisaran 18 persen skolah yang siap membuka kelas dengan protokol kesehatan ketat.

“80 persen tidak siap, itu harus disiapkan pusat dan daerah,” tegasnya.