by

Redam Konflik, Bupati dan Walikota Bogor Duduk Bareng

Bogor – inionline.id – Dalam usaha meredam konflik antara angkutan kota (Angkot) dan Angkutan berbasis online serta mengatur regulasi angkutan di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti dan Walikota Bogor, Bima Arya yang juga dihadiri oleh unsur Muspida Kabupaten dan Kota melakukan pertemuan yang bertempat di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong pada Kamis (23/3).

Ditemui selepas pertemuan tersebut Bupati Bogor mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan koordinasi dua daerah yakni Kota dan Kabupaten Bogor sehubungan kejadian bentrok yang sering terjadi beberapa hari ini. Akan tetapi sudah ada kesepakatan antara angkot dan angkutan online untuk menjaga kondusivitas di masing masing daerah dan kesepakatan tersebut di pahami juga oleh para pengemudi angkot dan angkutan online maka kedua daerah akan terus menjaga kesepakatan tersebut sambil menunggu perubahan peraturan yang saat ini masih berlaku.

“Besok (24/3) akan dilakukan pertemuan dengan Dirjen Perhubungan untuk mengambil langkah konkrit untuk di implementasikan di lingkungan,”ujarnya.
Ia juga berharap nantinya peraturan untuk angkot dan angkutan online harus jelas sehingga tidak ada gesekkan dan dipahami oleh kedua pihak.

“Saya berharap agar nantinya adanya Peraturan Bupati dan Peraturan Walikota untuk mengatur kuota jumlah amgkitan online dan tarif atas dan batas bawah,”katanya.

Sementara itu, Walikota Bogor, Bima Arya menjelaskan ada tiga fase terkait permasalahan angkot dan angkutan online yakni meredam konflik dan menyelesaikan konflik dan membangun kesempatan damai dengan merumuskan aturan aturan sebelum ada payung hukum yang valid dan sah.

” Kita ingin kedua wilayah yakni Kota dan Kabupaten bisa kondusif maka kita akan terus mengambil langkah langkah untuk menyelesaikan masalah antara angkot dan angkutan online,”jelasnya.

Bima juga mengatakan menjaga kondusivitas adalah tanggung jawab bersama tetapi mengenai peraturan angkutan online harus diatur secara jelas dan dapat dipahami oleh kedua belah pihak,” kami akan mendorong Kementrian Pusat melalui Pemerintah Jawa Barat untuk mengatur angkutan online di bawah Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek.”tandasnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Danrem 061/Suryakencana Kolonel Inf Mirza Agus,Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol Leonidas, Dir Lantas Polda Jabar Kombes Pol Tomex Kurniawan,Ketua DPRD Kab. Bogor H. Ade Ruhendi SE,Dandim 0621 Kab. Bogor Letkol Fransisko, Kasat Brimobda Jabar Kombes Pol Puji Santosa,Kapolresta Bogor Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya,Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky P. G. S.Sos, SIK, MH,Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Arm Doddy Suhadiman. (Sur)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.