by

Ini Persiapan DPR Sambut Kedatangan Raja Salman

JAKARTA – DPR kini tengah sibuk mempersiapkan diri guna menyambut kunjungan Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud dari Arab Saudi, yang direncanakan pada Kamis (2/3/2017). Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah pun melakukan peninjauan, menurut dia, persiapannya sudah 70 persen.
“Persiapannya sudah 70 persen, kita masih punya waktu satu minggu, mudah-mudahan pekan ini sudah selesai. sehingga hari Senin nanti bisa dilakukan gladi bersih,” kata Fahri di DPR, Jakarta, Jumat (24/2/2017).
Fahri menjelaskan Raja Salman akan datang pukul 13.00 di Gedung DPR pada Kamis, 2 Maret 2017 mendatang. Persiapan khusus untuk menyambut Raja Salam juga sudah di koordinasikan dengan protokol.
“Diharapkan sebelum jam 1 undangan sudah siap di ruangan. Karena usainya sudah mencapai 80 tahun, maka kita juga telah melakukan penyiapan khusus terkait sistem keamaan beliau sebagai raja dari negara berdaulat, ”ujarnya.
Fahri mengatakan, Raja Salman nanti akan berpidato khusus mengenai hubungan Indonesia dengan Arab. Hal tersebut seperti mengulang 47 tahun lalu ketika Raja Faisal datang ke Gedung DPR dan berpidato di tempat dimana besok Raja Salman akan berpidato.
“Beliau akan mengulang apa yang dikatakan Raja Faisal dulu bahwa hubungan antara Indonesia adalah hubungan lama. Ini untuk mengingatkan hubungan kedua negara ini sangat dekat. Kedatangannya adalah hal yang baik di tengah dunia yang penuh blok, kita perlu banyak teman untuk menghadapi krisis dunia baik di bidang politik keamanan dan juga ekonomi,” tambahnya.
Fahri menjelaskan, Arab Saudi memiliki kekhususan, karena merupakan negara Islam, merupakan tempat-tempat suci dan simbol-simbol penting dunia Islam. “Tentang Islam banyak hal penting, juga karena apapun Saudi adalah satu Kerajaaa Islam, di antara yang memiliki simbol-simbol keagaamaan paling banyak, karena simbol suci agama yaitu Mekkah dan Madinah adanya di Arab,” lanjutnya.
Wakil Ketua DPR dari PKS itu menegaskan Indonesia dengan Saudi memang sulit dipisahkan tidak saja secara formal kenegaraan tetapi juga karena ada hubungan emosional. Saudi Arabia dan Indonesia sama-sama dua negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dengan jumlah penduduk yang besar.
Menurut politisi PKS itu, DPR sudah mengirim undangan kepada MPR, DPD, beberapa Kementerian/ Lembaga, duta besar negara sahabat yang tergabung dalam Organisasi Konfensi Islam (OKI), beberapa pimpinana organisasi kemasyarakatan, rektor universitas, dan juga kaum cendikiawan untuk mendengarkan pesan yang disampaikan Raja Salman. (al)
Sumber : poskotanews