by

Beri Kuliah Umum di Unhan, Wiranto Jelaskan Bahaya Perang Cyber

Bogor – inionline.id – Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, dalam materi kuliah umum di depan ratusan mahasiswa Universitas Pertahanan Pertahanan Indonesia (Unhan), Sentul, Bogor, mengatakan pengendalian kemanan dulu dan saat ini sangat jauh berbeda.

Dia memaparkan, jadi mentri sampai 4 Presiden cukup jadi pengalaman dan selalu dihadapkan kepada persoalan yang berbeda – beda. “Dari saya jadi mentri masa Presiden Soeharto sampai pak Jokowi, ancaman dis integritas bangsa pasti ada, nah sekarang ini yang paling sulit katena perang yang dihadapi tidak nyata yaitu perang ciber.” Ujar Wiranto, Rabu (22/2/2017).

Saat ini, kata Wiranto, sangat sulit menangani kejahatan di dunia maya karena pihak aparat juga sangat kesulitan melacak pelaku kejaahatan yang yang menyebar fitnah dan hoax yang dapat menghasut dan memperuncing masalah.

“Pengguna internet di Indonesia berjumlah 132 juta pengguna, pengguna handpone canggih sejumlah 340 juta pengguna, nah dengan jumlah ini dan dapat digunakan dimana mana membuat petugas kerepotan melacak keberadan pengguna yang melakukan kejahatan cyber.” Papar Wiranto.

Untuk melamukan pencegahan dan tindakan, Wiranto menegaskan saat ini pemerintah sudah membentuk Badan Cyber Nasional, menurutnya untuk melakukan tindakan aparat juga perlu dibekali keahlian dan payung hukum yang jelas.

Dalam kuliah umun yang berjudul Bela negara dan kemanan nasional untuk keselamatan negara ini, Wiranto juga berpesan kepada mahasiawa untuk waapada dengan peraingan interbasional, karena menurutnya pengaruh asing juga sangat mementukan dalam menjaga stabilitas nasional.

“Meskipun sudah terjalin kerjasama antar negara, tetapi persaingan itu akan tetap ada.” Tegas Wiranro. (Ald)