by

Mudik 2017, Tol Pemalang – Batang Siap Dioperasikan

Pemalang – Proyek tol Pemalang-Batang sampai saat ini masih terus dikebut. Pengerjaan proyek tol yang sempat mangkrak 10 tahun ini kemudian diambil alih oleh Waskita Toll Road.

Waskita Toll Road melanjutkan proyek dari PT Langkah Hutama Perkasa, Countryside Investment Corp, dan PT Sumber Mitra Jaya.

Direktur Utama Pemalang- Batang Toll Road, Supriyono, mengatakan tol Pemalang- Batang sepanjang 39,2 kilometer (km) bisa dilalui secara fungsional pada musim mudik tahun ini.

“Target lebaran untuk fungsional. Lebaran kita mengejar progres 37%,” tutur Supriyono di lokasi proyek, Pemalang, Sabtu (7/1/2017).

Saat dioperasikan secara fungsional di mudik tahun ini, tol Pemalang-Batang belum dilapisi aspal. Namun, lapisan struktur tanah sudah mengalami pengerasan setebal 10 centimeter (cm).

Artinya, Jalan Tol Pemalang-Batang amam untuk dilalui kendaraan saat mudik. Tetapi, hanya kendaraan golongan satu yang bisa melalui jalan tol ini saat mudik 2017.

“Bisa untuk dilalui mudik, masih golongan satu saja. Fungsional 2 lajur saja sudah perkerasan 10 cm,” kata Supriyono.

Pembebasan lahan

Pembebasan lahan proyek jalan Tol Pemalang-Batang ditargetkan selesai penuh di akhir bulan ini. Saat ini progres pembebasan lahan di salah satu ruas Tol Trans Jawa sudah mencapai 87%.

Tol Pemalang-Batang memiliki panjang 39,2 kilometer (km) dikerjakan pembangunannya oleh Waskita Toll Road. Tol Pemalang-Batang terbagi ke dalam dua seksi, seksi I sepanjang 23 km dan seksi II 15 km.

“Pembebasan lahan kita sudah 87%. Masih kurang sekitar 52 hektar sampai akhir Januari ini,” terang Supriyono

Target selesainya pembebasan lahan ini sedikit meleset. Awalnya, pembebasan lahan ditargetkan selesai pada Desember 2016, tetapi karena beberapa kendala pembebasan lahan sedikit mundur ke Januari 2017.

Hal ini disebabkan oleh beberapa ganti rugi atas tanah warga yang terkena pembangunan proyek dihitung ulang.

“Kita targetkan Desember 2016 cuma memang karena ada masyarakat kurang cocok harganya kembali diulang perkiraan harganya,” tutur Supriyono.

Adapun dana talangan yang dianggarkan untuk pembebasan lahan sebesar Rp 1,3 triliun. Saat ini, dana talangan yang sudah dipakai untuk pembebasan lahan mencapai Rp 1,036 triliun.

Saat ini masih ada sisa dana talangan sebesar Rp 264 miliar untuk membebaskan sisa lahan 52 hektar.

“Dana talangan Rp 1,3 triliun, sudah terpakai Rp 1,036 triliun. Masih ada sisa Rp 264 miliar,” ujar Supriyono.

Sumber : https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-3390251/tol-pemalang-batang-dibuka-fungsional-untuk-mudik-lebaran-2017