by

Marak Penipuan BRI Minta Nasabah Waspada

JAKARTA – Bank BRI mengingatkan nasabahnya untuk berhati-hati dan mewaspadai penipuan perbankan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Nasabah diminta tidak mudah percaya jika ada permintaan data nasabah lewat SMS.
Corporate Secretary Bank BRI, Hari Siaga Amijarso, dalam siaran persnya Selasa (10/1), mengatakan pesatnya teknologi informasi yang digunakan oleh industri perbankan semakin meningkatkan kualitas pelayanan. Namun seiring dengan itu kejahatan dunia maya (cyber crime) pun meningkat. Praktik kejahatan perbankan yang melibatkan kecanggihan teknologi sudah terjadi sejak lama, dimana para pelaku kejahatan tidak pernah kehabisan akal untuk membobol sistem.
“Apabila terjadi pembobolan rekening oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, bukan hanya pemilik rekening saja yang dirugikan, akan tetapi bank juga ikut dirugikan karena membuat kepercayaan nasabah untuk menyimpan uangnya di bank menjadi menurun,” ujarnya.
Salah satu praktik kejahatan yang melibatkan kecanggihan teknologi yang kerap terjadi dan meresahkan masyarakat diantaranya pelaku berpura-pura sebagai seseorang dari pihak bank dan meminta data-data nasabah dengan berbagai alasan melalui media sms, telepon ataupun e-mail. “Bank BRI tidak pernah meminta data pribadi nasabah, termasuk untuk pengkinian data melalui SMS, telepon, e-mail maupun media sosial,” kata Hari.
Dijelaskan bahwa perubahan data pribadi hanya dapat dilakukan melalui kantor BRI terdekat dengan membawa KTP, kartu ATM dan buku tabungan. “Dari sisi nasabah, penting untuk mengetahui dan memahami modus operandi seperti ini, sehingga dapat dilakukan upaya preventif agar terhindar dari kejahatan perbankan,” lanjutnya.
Dalam rangka meningkatkan kepedulian dan memastikan nasabah senantiasa berhati-hati dalam bertransaksi, pihaknya mengimbau kepada nasabah, apabila ada pihak diluar yang mencoba melakukan penyalahgunaan atas nama Bank BRI, agar segera menghubungi Kantor Cabang BRI terdekat atau menghubungi call BRI di 14017 untuk melakukan konfirmasi.

Sumber : http://berita.suaramerdeka.com/bri-minta-nasabah-waspadai-penipuan/