by

Menangkan Gibran, Golkar Solo Melakukan Gerakan Politik di 24 Titik

Inionline.id – Kepengurusan DPD Partai Golkar Solo yang baru di bawah Ketua Kus Raharjo bergerak cepat untuk memenangkan pasangan Gibran Rakabuming Raka – Teguh Prakosa di Pilkada Solo. Di sisa waktu menjelang pencoblosan, mereka fokus melakukan gerakan politik di 24 titik untuk mengajak masyarakat agar tidak golput dan datang ke TPS.

“Meskipun hanya menyisakan sedikit waktu, kami langsung menyusun strategi dan mengimplementasikannya dalam bentuk gerakan politik di teritorial sesuai arahan Mas Gibran, waktu hadir di rumah saya, 21 November lalu,” ujar Kus Rahardjo, kepada wartawan disela Sosialisasi Pilkada Solo, di Rumah Budaya, Keatonan, Minggu (29/11).

Menurut Kus, gerakan politik yang dilakukan tersebut dimaksudkan untuk mengedukasi pemilih, khususnya konstituen Golkar untuk turut serta berkontribusi dalam upaya pemenangan Gibran-Teguh pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Ditambahkan Sekretaris DPD Golkar Solo, Taufiqurrahman, menyampaikan, partainya mempunyai kewajiban mengedukasi kepada masyarakat agar jangan sampai golput dalam Pilkada nanti. Apalagi saat ini muncul ajakan-ajakan agar masyarakat tidak perlu lagi datang ke TPS untuk mencoblos Gibran-Teguh. Dengan alasan, pasangan yang diusung PDIP itu sudah dipastikan menang.

“Itu kata kata yang tidak benar, tidak baik. Dan itu harus dikembalikan supaya masyarakat itu datang ke TPS,” katanya.

Sehingga, lanjut Taufiq, target partisipan Pilkada minimal sebesar 80 persen bisa tercapai. Pada hari ini, lanjut dia, para kader akan diberi semangat langsung oleh putra sulung presiden Joko Widodo di wisma budaya. Harapannya dengan semangat tersebut, kemenangan Gibran bisa maksimal.

Ketua Harian Golkar Solo, Bandung Joko SuryoNo menambahkan, partainya siap menyumbangkan sekitar 20 ribu suara, seperti perolehan pada pemilu lalu. Bahkan dengan kepengurusan yang baru, pihaknya bertekad untuk menaikkan suara Golkar jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya

“Sumbangan suara Partai Golkar tahun lalu 20 ribu. Semenjak kepengurusan baru kami bertekad menang dan 20 ribu suara akan jauh terlampaui,” tandasnya.

“Nasib kota Surakarta empat tahun ke depan, itu di tangan masyarakat yang memiliki hak pilih.Sebagai warga negara yang baik, maka harus menggunakan haknya tersebut, pada tanggal 9 Desember untuk memilih kepala daerah,” jelas dia.